Dirjen Belmawa: Generasi Muda Harus Kompetitif

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 1 Agustus 2017 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Belmawa Kemenristekdikti, Intan Ahmad saat membawakan orasi ilmiah dalam oeringat Dies Natalis ke-56 UNM. (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Intan Ahmad mengatakan, para generasi muda masa kini, haruslah kompetitif dan bekerja lebih keras lagi. Melihat banyaknya tantangan yang akan dihadapi.

Hal ini dikatakanya, saat membawakan orasi ilmiah, dalam perayaan Dies Natalis Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (1/8) di Ruang Teater Menara Pinisi.

Dosen Institut Teknologi Bandung ini, menjelaskan, di tahun 2030 nanti ekonomi indonesia akan mencapai posisi tujuh, namun hal ini diikuti dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi. Tak hanya itu generasi muda juga ditantang lebih kompetitif.

“Ekonomi Indonesia akan mencapai posisi ke-tujuh di tahun 2030, mungkin kita punya demografi yang bagus, tapi yang dibutuhkan sekarang adalah keterampilan. Di masa sekarang kita juga diminta berkompetisi dengan berbagai pihak. itulah yang harus kita sampaikan ke generasi muda agar bekerja lebih keras lagi,” jelasnya.

Lanjut, dia menambahkan, ekonomi berbasis pengetahuan merupakan, sistem ekonomi yang harus diterapkan, bukan lagi ekonomi berbasis Sumber Daya Alam (SDA). Hal ini dikarenakan kemampuan serta pengetahuan pengelolaan SDA-lah yang harus dimiliki.

Baca Juga Berita :  Akhir Dies Natalis, UNM Gelar Malam Gembira

“Yang harus digunakan sekarang bukan hanya ekonomi berbasis SDA, tapi ekonomi berbasis pengetahuan. Meski kita punya SDA yang baik, kalau tidak punya pengetahuan untuk dikelola, tidak berguna juga,” tambahnya.

Dia juga menarik contoh, dari negara maju seperti Singapura dan Jepang yang memiliki SDA jauh lebih sedikit dari Indonesia, tapi lebih maju dalam bidang ekonomi.


*Reporter: Faisal Fajar

Berita Terkait

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sambut Dies Natalis Ke-26, Prodi Manajemen FEB UNM Gelar Management Day
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
Dies Natalis UNM ke-64 Gubernur Sulsel Soroti Pentingnya Pendidikan Berbasis Karakter dan Teknologi
Menteri Dijadwalkan Hadir, Upacara Dies Natalis UNM ke-64 Diundur
Jalan Santai dan Minggu Sehat Warnai Rangkaian Dies Natalis ke-64 UNM
Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:46 WITA

Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Jumat, 31 Oktober 2025 - 22:18 WITA

Sambut Dies Natalis Ke-26, Prodi Manajemen FEB UNM Gelar Management Day

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:48 WITA

Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:35 WITA

Dies Natalis UNM ke-64 Gubernur Sulsel Soroti Pentingnya Pendidikan Berbasis Karakter dan Teknologi

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA