Marak Aksi Terror, Ketua LKIMB: Terorisme Salah Artikan Jihad

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 4 Juni 2018 - 11:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Lembaga Kajian Ilmiah Mahasiswa Bertaqwa (LKIMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) Achwal Nazar

PROFESI-UNM.COM – Masih segar diingatan kita aksi terorisme berupa bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya. Yang kemudian dilanjutkan dengan penyerangan di markas Polda Riau. Sejak itu isu terrorisme serta radikalisme kemudian menjadi pembicaraan hangat di masyarakat.

Menanggapi maraknya aksi terrorisme dan radikalisme, Ketua Umum Lembaga Kajian Ilmiah Mahasiswa Bertaqwa (LKIMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) Achwal Nazar berpendapat jika tindakan tersebut merupakan kesalahpahaman terkait penerapan jihad. Padahal jihad tidak selamanya dalam bentuk pertumpahan darah, melainkan lebih difokuskan pada penegakan syariat Islam.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa UPP PGSD Bone Helat Seminar Pendidikan Guru Profesional

“Terorisme merupakan paham ekstrem tentang jihad. Padahal Jihad bukan hanya persolan pertumpahan darah dan tindakan kekerasn tapi bagaimana kita menyadarkan arti peting keberislaman,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNM ini belum bisa mengatakan jika terdapat doktrin radikal di kampus orange, mengingat sifatnya yang tertutup dan halus. “Kalau ada, tidaknya di UNM saya belum bisa bilang. Karena biasanya doktrin begini dilakukan sangat tertutup,” tuturnya.

Namun pihak birokrasi diharapkan dapat mengambil langkah terkait isu tersebut. Disebabkan lingkungan kampus serta mahasiswa yang rentan terkena doktrin, bahkan bisa jadi UNM menjadi pusat penyebaran doktrin radikal. Sehingga seluruh lapisan, dapat turut serta dalam antisipasi kasus ini.

Baca Juga Berita :  Cara Hidup Hemat di Perantauan

“Kalau saya mesti ada langkah dari pihak birokrasi. Kasus ini bisa saja menjadi ancaman dan UNM bisa saja menjadi sentral penyebaran ajaran Radikal. Saya harap Semua Unsur bisa ikut terlibat dan kritis terhadap persoalan ini,” harapnya.

[divider][/divider]

*Reporter: Faisal Fajar

Berita Terkait

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional
Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa
UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV
Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi
Usung Semangat Tata Kelola Baru, LK FEB Resmi Lantik Kepengurusan Periode 2026–2027
PMP-OMK XXIX Capai Puncak, LPM Penalaran Kukuhkan 46 Anggota Baru
Mubes Himasera FSD Resmi Tetapkan Formatur Ketua Umum Baru
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:37 WITA

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:19 WITA

UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:05 WITA

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:14 WITA

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:41 WITA

Usung Semangat Tata Kelola Baru, LK FEB Resmi Lantik Kepengurusan Periode 2026–2027

Berita Terbaru

Potret Abdul Saman saat Berikan Laporan pada Malam Penganugerahan Award, (Foto: Int.)

Dies Natalies

Dies Natalis UNM Berakhir, Ketua Panitia Ungkap Ketua Berikutnya

Minggu, 2 Agu 2026 - 22:05 WITA

Potret Farida Patittingi saat Menyampaikan Laporan Tahunan Plt. Rektor pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Int.)

Agendasiana

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:37 WITA

Potret Lembaga Kemahasiswaan (LK) UNM saat Aksi Demonstrasi, (Dok. Profesi)

BEM UNM

BEM UNM Ikuti Munas BEM SI Meski Sebelumnya Nyatakan Mundur

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:33 WITA