WR II UNM: UKT Bukan Harga Mati, Dapat Berubah-Ubah Sesuai dengan Kondisi Ekonomi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2020 - 04:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM -Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan Diskusi Online melalui aplikasi Zoom bersama Wakil Rektor Bidang Administrasi (WR II UNM), Wakil Dekan II (WD II) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Wakil Dekan II ( WD II) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) pada Minggu kemarin, Senin, (29/6).

Moderator dalam diskusi daring ini adalah Enaldi yang merupakan perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNM.

Dalam pembukaan diskusi, Karta Jayadi mengatakan bahwa Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahasiwa bersifat dinamis dan dapat berubah-ubah sesuai kondisi perekonomian orang tua.

“Pada dasarnya UKT bukan harga mati, dapat berubah-ubah tergantung kondisi perekonomian orangtua/wali yang membiayai,” katanya.

Lanjut, Ia menututurkan, Subsidi General bagi mahasiwa selama pandemi ini adalah kuota Rp.50 ribu perbulan dalam hal akademik. Akan tetapi, untuk subsidi general dalam bentuk UKT beliau merasa tidak jujur/adil kalau semuanya kena dampak dari Covid-19 ini karena semua perekonomiannya mahasiswa berbeda-beda.

Eks Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) ini juga mengatakan bahwa selama pandemi banyak anggaran-anggaran dana dikeluarkan untuk membantu memberikan subsidi sembako bagi yang terkena dampak dan untuk menekankan angka penyebaran luasan Covid-19. Oleh karena itu, UNM tidak sanggup menurunkan harga UKT tanpa adanya dokumen bukti-bukti yang akan dipertimbangkan.

Baca Juga Berita :  Cara Menggunakan Aplikasi Canva dengan Baik, Panduan untuk Mahasiswa Baru

“Kita tidak ada yang tahu atas dasar apa perekomian mereka dan tanpa ada bukti-bukti mahasiswa yang berasal dari keluarga pengusaha maupun yang terkena dampak,” jelasnya.

Hal ini berbeda dengan di Sulawesi Barat yang menurunkan angka UKT 60% kepada mahasiswanya karena disana 60% Bidik Misi dan 40% berbayar golongan 1 dan 2. (*)

*Reporter: Fitria Indah Saraswati
Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan

Berita Terkait

Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT
Open Recruitment Bakti Sosial XI, Ajak Mahasiswa Wujudkan Pengabdian Nyata
UPA BK Hadirkan Program Kesehatan Mental di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65
Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi
Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun
Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK
Direktur Pascasarjana UNM Targetkan Penambahan Program Studi Baru
UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:43 WITA

Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT

Senin, 20 Juli 2026 - 22:28 WITA

Open Recruitment Bakti Sosial XI, Ajak Mahasiswa Wujudkan Pengabdian Nyata

Senin, 20 Juli 2026 - 22:11 WITA

UPA BK Hadirkan Program Kesehatan Mental di Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:05 WITA

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:58 WITA

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Berita Terbaru

Salah satu mesin pameran Fakultas Teknik UNM, (Foto: Dok Profesi)

Fakultas Teknik

Usung Teknologi Tepat Guna, FT UNM Tampilkan Berbagai Karya Inovatif

Senin, 20 Jul 2026 - 22:48 WITA

Potret Stand Pameran Pendidikan FT di Dies Natalis ke-65 UNM, (Foto: Nur Hafizhah)

Fakultas Teknik

Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT

Senin, 20 Jul 2026 - 22:43 WITA

Foto Bersama Benny Subiantoro Bersama Pengelola Profesi, (Foto: Florencya Alnisa Christin).

Kilas Kampus

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:05 WITA