PROFESI-UNM.COM – Muhammad Fernanda Putra, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual angkatan 2021, berhasil meraih predikat wisudawan terbaik dengan capaian IPK 3,96. Prestasi tersebut ia maknai bukan sekadar sebagai keberhasilan akademik, melainkan sebagai pengingat untuk terus bertumbuh, menjaga kerendahan hati. Selain itu, memastikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat memberi manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas.
Dalam perjalanan akademiknya, Muhammad Fernanda Putra menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik, kegiatan pendukung, dan kehidupan pribadi. Ia berusaha mengatur waktu dengan menetapkan prioritas utama pada akademik, diikuti kolaborasi dengan teman serta partisipasi dalam berbagai lomba.
Wisudawan Terbaik FSD Jadikan Proses Perkuliahan Fondasi Prestasi
Selain itu, ia juga menilai pentingnya mengenali batas kemampuan diri agar proses perkuliahan dapat dijalani tanpa tekanan berlebihan dan kesehatan mental tetap terjaga.
“Bagi saya, predikat pencapaian wisudawan terbaik ini saya maknai sebagai pengingat untuk diri sendiri agar tetap terus bertumbuh. Saya juga berharap ilmu yang telah saya peroleh dari perkuliahan bisa berguna bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, proses selama kuliah jauh lebih penting dari sekadar hasil akhir seperti IPK. Ia menilai bahwa berbagai cobaan, kegagalan, dan dinamika yang dilalui selama perkuliahan justru menjadi ruang pembentukan karakter dan pola pikir mahasiswa.
Dalam pencapaiannya tersebut, ia menyebut peran Tuhan Yang Maha Esa serta dukungan kedua orang tua sebagai faktor utama yang menopang perjalanan studinya, baik secara moril maupun materil.
Momen paling krusial selama perkuliahan ia rasakan ketika tuntutan akademik dan kehidupan pribadi datang secara bersamaan. Selain itu, tekanan ekspektasi yang tinggi. Pada fase tersebut, ia sempat merasa lelah dan ragu terhadap diri sendiri, namun memilih untuk tetap berpikir positif dan terus melangkah.
“Saya ingin karya-karya saya tidak hanya estetis, tetapi juga dapat memiliki dampak,” ujarnya saat menyampaikan harapan setelah lulus.
Kedepan, Muhammad Fernanda Putra berharap dapat mengimplementasikan ilmu desain yang telah ia peroleh untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Implementasi melalui dunia profesional maupun keterlibatan dalam proyek-proyek sosial.
Baginya, keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari capaian akademik saja. Akan tetapi, dari sejauh mana ilmu mampu memberi arti dan dampak positif bagi lingkungan sekitar. (*)
*Reporter: Deswita Maharani








