Wakili Indonesia Tengah, Guru Besar Hasnawi Haris Terpilih sebagai Formatur PB IPSI 2026-2030

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 00:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Guru Besar UNM, Hasnawi Haris, (Foto: Int.)

Potret Guru Besar UNM, Hasnawi Haris, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM), Hasnawi Haris, resmi terpilih sebagai anggota formatur Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030. Selain itu, ia terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Pencak Silat Indonesia yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (11/4).

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030. Selain Sugiono, enam anggota formatur lainnya juga ditetapkan, termasuk Hasnawi Haris yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum IPSI Sulawesi Selatan.

Baca Juga Berita :  Tools Digital untuk Belajar Mandiri

Keterlibatan Hasnawi dalam kepengurusan ini dinilai merepresentasikan wilayah Indonesia tengah dalam struktur organisasi nasional IPSI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan, Bayu Syahjohan, mengungkapkan bahwa terdapat dua nama yang menjadi kandidat Ketua Umum, yakni Prabowo Subianto dan Sugiono. Namun, dalam forum Munas, Prabowo yang juga membuka acara secara resmi menyampaikan permohonan untuk tidak kembali dicalonkan.

“Hari ini mohon izin untuk tidak melanjutkan menjadi ketum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai ketua IPSI,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Tips beradaptasi untuk mahasiswa baru

Adapun tujuh formatur terpilih PB IPSI periode 2026–2030 terdiri atas Sugiono sebagai Ketua Formatur, Djalaluddin Salampessy, dan Hasnawi Haris. Selain itu, Vasvo Rusaemy, Benny Gautama Sumarsono, Afnan Hadikusumo, dan Edhy Prabowo sebagai anggota.

Ketujuh formatur tersebut mendapat tugas untuk menyusun struktur kepengurusan PB IPSI paling lambat 30 hari setelah pelaksanaan Munas. Kepengurusan PB IPSI periode 2026–2030 juga mengusung sejumlah agenda strategis. Salah satunya mendorong pencak silat agar dapat bertanding dalam ajang Olimpiade sebagai bentuk pengakuan global terhadap warisan budaya Indonesia. (*)

*Reporter: Nur Mardatillah

Berita Terkait

UNM Rilis Prosedur Daftar Ulang Jalur Mandiri, Catat Alur dan Syaratnya
Hasil Seleksi Mandiri Jalur Prestasi dan Skor UTBK Resmi Dirilis Sore Ini
Gelar Pameran Tunggal ‘Roots’, FSD Dorong Mahasiswa Lahirkan Karya Seni Berbasis Akademik
Angkat Tema “Roots”, Pameran Tunggal Soroti Perjuangan Alam di Ruang Kota
Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak
Olimpiade Pendidikan dan Pekan Pujangga Hadirkan Lomba Esai Nasional
Lulusan Terbaik Wisudawan Magister FIKK Bagikan Motivasi Kuliah
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Seruan Republik Indonesia Sekarat, Soroti MBG hingga UU Perampasan Aset
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:04 WITA

UNM Rilis Prosedur Daftar Ulang Jalur Mandiri, Catat Alur dan Syaratnya

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:58 WITA

Hasil Seleksi Mandiri Jalur Prestasi dan Skor UTBK Resmi Dirilis Sore Ini

Senin, 22 Juni 2026 - 18:33 WITA

Gelar Pameran Tunggal ‘Roots’, FSD Dorong Mahasiswa Lahirkan Karya Seni Berbasis Akademik

Senin, 22 Juni 2026 - 18:09 WITA

Angkat Tema “Roots”, Pameran Tunggal Soroti Perjuangan Alam di Ruang Kota

Senin, 22 Juni 2026 - 17:54 WITA

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA