Unsulbar Berikan Keringanan UKT, Mahasiswa UNM Harap Berlaku di Seluruh Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2020 - 13:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Pandemi Covid-19 memang menyerang seluruh sendi kehidupan manusia, salah satunya mempengaruhi sektor Pendidikan. Kebijakan Rektor Unsulbar terkait pemotongan UKT 50% tentu menjadi kabar baik bagi mahasiswanya, Kamis (2/7).

Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin mengambil kebijakan tersebut setelah mempertimbangkan Surat Keputusan (SK) Nomor 291/UN55/KP/2020 serta audiensi dengan aliansi mahasiswa Unsulbar.

Melalui SK baru yang Ia terbitkan pada tanggal 22 Juni lalu, perihal tindak lanjut pelaksanaan kebijakan UKT semester ganjil 2020/2021. Salah satu poin dari SK tersebut menjelaskan, akan memberikan keringanan pembayaran UKT dalam bentuk subsidi UKT sebesar 50%.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait hal itu, Ahmad Fadly menyampaikan pendapatnya bahwa ini sangat meringankan beban untuk membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal).

Baca Juga Berita :  Ini Jadwal Penting PPG Prajabatan Bersubsidi 2018

“Ya Alhamdulillah karena ini juga meringankan beban kami untuk bayar UKT, karena kita tahu di situasi seperti ini kita sangat kesusahan,” sampainya.

Ia juga mengatakan bahwa diberi Subsidi Kuota oleh pihak Kampus.
“Iya, suratnya sudah keluar Rp. 200.000 untuk uang kuota selama Kuliah daring,” katanya.

Salah satu Mahasiswa UNM Fauzan menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak kampus karena Unsulbar lebih berani mengambil keputusan dibanding dengan UNM.

“Ya kalau pendapat pribadi , jujur saya kecewa, karena jika dilihat dari segi bahasa kasarnya yang lebih, UNM masih bsa dikatakan lebih di atas dari Unsulbar. Masa mereka berani ambil resiko seperti itu sedangkan kita yang notabenenya berduit tidak berani lakukan hal yang sama. Saya selaku warga Sulawesi Barat yang kuliah di UNM kecewa, karena universitas di kampung sendiri lebih adil peninjauan UKT-nya daripada di Makassar,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  UKM Menwa Helat Upacara Pembukaan Diklatsar ke-XLVII

Kemudian, salah satu Mahasiswa UNM yang lainnya, Ayu yang berasal dari Sulawesi Barat berharap bukan cuman mahasiswa Unsulbar saja yang diberikan seperti ini tapi seluruh mahasiswa Indonesia.

“Pendapat saya bagus rektornya karena memberikan kebijakan seperti itu sangat membantu sekali bagi mahasiswa yang penghasilan orang tuanya mulai berkurang dikarenakan Covid-19 ini. Berharapnya saja bukan cuma mahasiswa Unsulbar yang begini tapi seluruh mahasiswa yang ada di Indonesia, dan kebijakannya itu disama ratakan tiap mahasiswa jangan cuma yang memenuhi syarat saja,” harapnya.

*Reporter: Muh. Ilham Raihan
Editor: Dewan Ghiiyats Yan Galistan

Berita Terkait

1000 Karya dalam Satu Pameran, Padukan Kaligrafi Islam, Latin, dan Lontara
Dialog IPPM Pangkep, Pendidikan Dinilai Kian Tergeser dari Agenda Prioritas Negara
Mahasiswa Teknik Mesin UNM Nilai Workshop Self-Regulated Learning Efektif Cegah Risiko Drop Out
Guru Besar FSD Gelar Pameran Tunggal Kaligrafi
Workshop UTBK Perkuat Literasi Inggris Siswa Kelas XII
Pameran Tunggal Kaligrafi Hadirkan Nuansa Budaya dan Spiritualitas
Jawab Tantangan Zaman Digital, PK IMM FIS-H UNM Buka Pelatihan Pembuatan Web
Belajar di Balik Mikrofon, Mahasiswa UNM Cicipi Dunia Profesional Radio Insania
Berita ini 152 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:24 WITA

Dialog IPPM Pangkep, Pendidikan Dinilai Kian Tergeser dari Agenda Prioritas Negara

Jumat, 13 Februari 2026 - 04:00 WITA

Mahasiswa Teknik Mesin UNM Nilai Workshop Self-Regulated Learning Efektif Cegah Risiko Drop Out

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:51 WITA

Guru Besar FSD Gelar Pameran Tunggal Kaligrafi

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:59 WITA

Workshop UTBK Perkuat Literasi Inggris Siswa Kelas XII

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:46 WITA

Pameran Tunggal Kaligrafi Hadirkan Nuansa Budaya dan Spiritualitas

Berita Terbaru

Potret Penulis: Muhammad Hilmi Assidiqy Yusuf, (Foto: Ist)

Opini

Quo Vadis Lembaga Kemahasiswaan : Masih Relevankah?

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:38 WITA

Pamflet Kegiatan Pelatihan Braille HMJ PKH FIP UNM, (Foto: Int)

KILAS LK

Sentuh Aksara, HMJ PKH FIP UNM Gelar Pelatihan Braille

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:17 WITA