PROFESI-UNM.COM – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UP BK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas di Metro School pada tanggal (1-2/7).
Kegiatan tersebut mengangkat tema ‘Menguatkan Guru untuk Mendukung Perkembangan Siswa: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman, Sehat, dan Bermakna’. Sinta Nurul Oktaviana Kasim selaku narasumber dalam workshop tersebut mengungkapkan pandangannya mengenai tujuan dari kegiatan ini.
“Menurut saya, workshop ini bertujuan sebagai ruang belajar bagi guru serta wali kelas dalam menghadapi dinamika yang terjadi di sekolah. Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama menguatkan strategi agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan setiap siswa.”, ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam Workshop tersebut Sinta membawakan materi terkait Dukungan Psikologis Awal (DPA) dan Disiplin Positif. Ia mengungkapkan manfaat dari kedua materai ini yang berperan sebagai penguat dalam peran guru serta pembangun kedisiplinan.
“Dukungan Psikologis Awal membantu guru memberikan respon awal yang tepat ketika siswa menghadapi kesulitan. Disiplin Positif mengajak guru membangun kedisiplinan melalui komunikasi, pendampingan, dan konsekuensi logis. Dengan begitu, hubungan guru dan siswa menjadi lebih positif dan proses belajar dapat berjalan dengan lebih baik”, ungkapnya
Diakhir, Sinta berharap agar guru ataupun wali kelas dapat mengambil pelajaran dari workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas. Ia juga menyampaikan terimakasih atas dedikasi dari para guru dan menghimbau kepada para guru untuk pantang menyerah dalam mendidik.
“Harapan saya, semoga materi yang telah kami berikan dapat menjadi inspirasi, dapat juga menerapkannya meskipun mulai dari langkah kecil. Karena perubahan positif di sekolah sering kali dimulai dari cara kita membangun komunikasi dengan siswa. Terima kasih kepada semua guru atas dedikasi yang luar biasa di tengah berbagai tantangan. Luangkan waktu untuk beristirahat dan terus bertumbuh, karena guru yang bertumbuh akan membantu siswa ikut bertumbuh.”, sampainya. (*)
*Reporter: Nur Hafizhah







