PROFESI-UNM.COM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM). Mahasiswi Fisioterapi Kelas A Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM angkatan 2024, Wulan Sari, berhasil meraih Juara I pada Kejuaraan Nasional Pencak Silat Hasanuddin Champion II tahun 2025 yang digelar pada 28 Desember lalu.
Wulan tampil sebagai yang terbaik pada kategori tanding dewasa/mahasiswa kelas under putri (0–44 kg), mengungguli sejumlah pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang uji coba teknik baru yang tengah ia pelajari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, saya sangat puas. Saya mengikuti kejuaraan ini untuk mengaplikasikan teknik baru yang saya pelajari, dan sebagian besar berhasil saya terapkan dengan maksimal,” ujarnya.
Menekuni pencak silat sejak duduk di kelas V sekolah dasar, Wulan telah berkecimpung di cabang olahraga tersebut selama hampir satu dekade. Dukungan orang tua menjadi motivasi awal yang terus ia pegang hingga kini.
“Awalnya orang tua yang menyarankan saya untuk masuk pencak silat. Dari situ saya berpikir bahwa pencak silat bisa menjadi jalan untuk membahagiakan orang tua melalui prestasi,” ungkapnya.
Dalam persiapan menuju kejuaraan, Wulan menjalani latihan fisik dan teknik secara konsisten. Ia juga menjaga pola makan secara ketat guna menyesuaikan berat badan dengan kelas yang diikuti.
Menurutnya, bertanding di kelas ringan memiliki tantangan tersendiri karena menuntut kecepatan serta ketepatan dalam membaca pola permainan lawan.
Momen paling menegangkan, kata Wulan, terjadi saat pertandingan berlangsung dengan skor imbang.
“Skor sempat 4–4, tetapi di detik terakhir saya mendapatkan poin dari tendangan dan bantingan yang sah, sehingga langsung unggul,” jelasnya.
Ke depan, Wulan berharap pembinaan pencak silat di lingkungan UNM, khususnya di FIKK, dapat lebih aktif dan mendapatkan dukungan maksimal dari pihak kampus. Ia juga menargetkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 sebagai agenda besar berikutnya, sembari terus berupaya meningkatkan prestasi akademik.(“)
*Reporter: M. Yaskhur
*Editor: Muh Apdal Adriansyah







