Tujuh Jenis Istirahat yang Perlu Anda Ketahui

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 1 Mei 2025 - 23:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istirahat
Potret Seseorang Sedang Istrahat Fisik, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Dalam kehidupan modern yang serba cepat, kelelahan sering kali dianggap sebagai akibat kurang tidur. Namun kenyataannya, banyak orang yang tetap merasa lelah meski telah tidur cukup. Hal ini terjadi karena tubuh dan pikiran manusia membutuhkan berbagai jenis istirahat, bukan hanya istirahat fisik.

Istirahat adalah proses pemulihan, dan setiap jenis kelelahan memerlukan bentuk istirahat yang berbeda. Berikut adalah tujuh jenis istirahat yang perlu dipahami dan dipenuhi agar tubuh dan pikiran dapat kembali berfungsi secara optimal:

Pertama, istirahat fisik. Istrahat ini membantu memulihkan kelelahan pada tubuh. Terdiri dari istirahat pasif seperti tidur dan berbaring, serta istirahat aktif seperti peregangan, jalan santai, atau pijat ringan. Ini penting bagi siapa pun yang bekerja dalam waktu lama, baik secara duduk maupun berdiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, Istirahat Mental. Kelelahan mental ditandai dengan sulit fokus, pikiran yang berputar-putar, dan stres akibat pekerjaan atau tugas. Memberikan waktu untuk menjauh dari pekerjaan, berhenti sejenak dari layar, atau bermeditasi dapat menjadi bentuk istirahat mental yang menyegarkan.

Baca Juga Berita :  Rektor UNM Kukuhkan 1000 Wisudawan Periode September 2023

Ketiga, istirahat Sensorik. Paparan berlebihan terhadap suara, cahaya, layar gadget, dan rangsangan visual lainnya dapat menyebabkan kelelahan sensorik. Mengurangi paparan tersebut, misalnya dengan menjauh dari ponsel, meredupkan lampu, atau menghabiskan waktu di tempat yang tenang, bisa menjadi solusi.

Cara Pintar Menghemat Waktu dan Energi

Keempat, Istirahat Emosional. Setiap orang mengalami tekanan emosional, baik dari pekerjaan, keluarga, maupun hubungan sosial. Istirahat emosional berarti memberi ruang untuk mengenali dan menenangkan perasaan tanpa harus menahan atau menutupi emosi yang ada. Meluangkan waktu sendirian atau menulis jurnal bisa membantu.

Kelima, Istirahat Sosial. Meskipun interaksi sosial penting, terlalu banyak bergaul atau berada dalam lingkungan yang menuntut energi sosial dapat melelahkan. Istirahat sosial dilakukan dengan memberi batas waktu interaksi, memilih lingkungan yang mendukung, atau menghabiskan waktu dengan orang-orang yang membuat nyaman.

Baca Juga Berita :  Tips Memilih Hadiah Ulang Tahun

Keenam, Istirahat Kreatif. Kehilangan ide, merasa buntu, atau jenuh bisa menjadi tanda bahwa seseorang butuh istirahat kreatif. Mengapresiasi karya seni, menikmati alam, mendengarkan musik, atau mencoba aktivitas yang berbeda dapat memicu kembali kreativitas dan semangat.

Ketuju, Istirahat Spiritual. Istirahat spiritual berkaitan dengan kebutuhan akan makna dan ketenangan batin. Ini bisa diwujudkan melalui ibadah, meditasi, refleksi diri, atau keterlibatan dalam kegiatan yang memberikan rasa damai dan tujuan dalam hidup.

Istirahat bukan hanya soal tidur yang cukup, melainkan soal memberikan waktu dan ruang bagi setiap bagian diri kita untuk pulih. Dengan mengenali dan memenuhi ketujuh jenis istirahat ini, kita tidak hanya bisa menghindari kelelahan berlebih, tetapi juga menjalani hidup dengan lebih seimbang, sehat, dan produktif. (*)

*Reporter: Muh. Zaki Mubarak Ihwan

Berita Terkait

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus
Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum
Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS
Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital
AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia
Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat di Era Digital
Tips Menjaga Kebersihan Kamar bagi Mahasiswa
Teknik Time Blocking Dalam Mengatur Tugas dan Persiapan Ujian
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:28 WITA

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:46 WITA

Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:39 WITA

Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30 WITA

Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:51 WITA

AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA