Tugas Mata Kuliah Menumpuk, Mahasiswa Keluhkan Bisa Jadi Gila

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2020 - 13:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM– Sejumlah mahasiswa(i) Universitas Negeri Makassar mengeluhkan banyaknya tugas yang diberikan dari para Dosen semenjak diberlakukannya pembelajaran full daring (e-learning) sebagaimana surat edaran Rektor UNM Nomor: 773/UN36/TU/2020 (16/03).

Beberapa dari mereka mengaku kewalahan membagi waktu, sebab deadline dari beberapa tugas yang terkadang terdapat pada hari yang sama, serta tugas-tugas dari mata kuliah lainnya yang juga belum diselesaikan.

Fadil misalnya, mahasiswa Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) ini mengatakan bahwa perkuliahan daring seperti ini sebenarnya alternatif yang tepat dalam situasi seperti ini jika disikapi dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seperti pembelajaran yang harusnya dijadikan alternatif ini malah menjadikan beban mahasiswa lebih berat. Pemikiran saya Dosen memberikan tugas agar mahasiswanya tidak keluyuran keluar dan tetap di rumah agar mencegah penularan yang lebih banyak lagi. Tapi beban tugas yang banyak seperti ini justru juga berakibat pada psikis dan berpengaruh pada kondisi tubuh,”keluhnya.

Baca Juga Berita :  Mengulik Kilas Balik Maperwa dalam Pembekalan Calon Maperwa-BEM UNM

Fadil juga menambahkan bahwa ia mendengar ada kabar juga tentang sistem online untuk mid dan uas pada semester ini, “Sampai wabah ini berakhir apakah harus tetap seperti ini? Hal ini menjadikan kami was-was, sebab kualitas jaringan di perkampungan yang kurang memungkinkan,” ungkapnya.

Sejalan dengan Fadil, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Aldi juga merasa sangat terbebani. Ia mengatakan bahwa pemerintah meliburkan atau mengubah kegiatan perkuliahan menjadi online karena wabah Virus Corona dengan maksud dan tujuan yg baik agar tidak ada perkumpulan dan kontak fisik yg menjadi penyebab penyebaran/penularan virus korona dan untuk memberikan waktu stimulus untuk sitem imun membentuk antibodi.

Baca Juga Berita :  Peran Penting Konselor Sebaya di Lingkungan Kampus

“Tapi kalau tugasnya menumpuk semua mata kuliah tugas ditambah deadline mepet, nanti yang ada malah depresi stress yang bisa menurunkan imun bukannya sehat malah memicu penyakit lain, sakit kepala, insomnia, dan bahkan bisa makin gampang tuh terpapar virus” resahnya.

Sependapat dengan Fadil dan Aldi, Wulan, mahasiswi semester 6 jurusan PKN Fakultas Ilmu Sosial (FIS) juga mengeluhkan perihal tugas. Akan tetapi, ia juga mengaku bahwa hal tersebut juga memberikan dampak yang positif.

“Buruknya dapat berdampak pada psikis mahasiswa dan pada tingkat yang paling parah dapat menyebabkan kegilaan. Tapi baiknya na latih tangan ta menulis atau mengetik jadi lebih lincahki. Tulisan ta’ juga sedikit membaik,” katanya.

*Reporter: Annisa Maharani Masrurah/Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan

Berita Terkait

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae
Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair
Tim PKM FMIPA Gelar Pelatihan Pembuatan Lembar Kerja Fisika
Accounting Festival Jadi Wadah Kembangkan Skill Akuntansi
Simak Pelaksanaan UTBK SNBT UNM
Berita ini 175 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:46 WITA

Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:48 WITA

Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Kamis, 29 Agustus 2024 - 11:01 WITA

Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae

Selasa, 27 Agustus 2024 - 22:10 WITA

Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair

Berita Terbaru

Potret Penulis: Muhammad Hilmi Assidiqy Yusuf, (Foto: Ist)

Opini

Quo Vadis Lembaga Kemahasiswaan : Masih Relevankah?

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:38 WITA

Pamflet Kegiatan Pelatihan Braille HMJ PKH FIP UNM, (Foto: Int)

KILAS LK

Sentuh Aksara, HMJ PKH FIP UNM Gelar Pelatihan Braille

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:17 WITA