PROFESI-UNM.COM – Memasuki bulan suci Ramadan, pola makan sehat menjadi faktor penting agar tubuh tetap bugar selama puasa. Pertama, pemilihan menu tepat saat sahur serta berbuka membantu menjaga energi, konsentrasi, dan daya tahan tubuh sepanjang hari. Selanjutnya, ahli gizi menyarankan masyarakat lebih selektif menentukan asupan makanan bergizi seimbang.
Saat sahur, pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, oatmeal, atau ubi karena dicerna lebih lambat. Selain itu, makanan tersebut membantu menjaga gula darah stabil serta membuat kenyang bertahan lebih lama. Kemudian, asupan protein sehat seperti telur, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, dan tempe penting menjaga massa otot. Kombinasi karbohidrat kompleks serta protein efektif menjaga stamina selama menjalankan puasa.
Sementara itu, saat berbuka sebaiknya tidak langsung mengonsumsi makanan berat dalam porsi besar. Awali berbuka menggunakan air putih serta kurma secukupnya agar energi kembali secara bertahap. Setelah itu, lanjutkan makanan utama seimbang terdiri atas karbohidrat, protein, sayur, dan buah.
Namun, hindari makanan terlalu berminyak, tinggi gula, serta santan berlebihan karena dapat memicu lemas. Di sisi lain, batasi minuman manis supaya tidak memicu dehidrasi serta kenaikan berat badan. Terakhir, perbanyak konsumsi air putih antara waktu berbuka hingga sahur agar fungsi tubuh tetap optimal selama Ramadan. (*)
*Reporter: Muh Apdal Adriansyah








