Tips Cegah Hoaks, Sabar Sebelum Sebar

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 19:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Seseorang Sedang Coding, (Foto: Int.)

Ilustrasi Seseorang Sedang Coding, (Foto: Int.)

Hoaks
Ilustrasi Seseorang Sedang Coding, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat Indonesia memiliki tantangan serius maraknya penyebaran hoaks atau berita palsu. Hoaks kerap kali menyebar lebih cepat dari fakta, memicu kepanikan, kesalahpahaman, bahkan perpecahan sosial. Hal ini menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Mencegah hoaks tidak cukup hanya dengan imbauan, tetapi harus dengan pemahaman dan keterampilan literasi digital yang memadai. Masyarakat perlu membiasakan diri untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Salah satu langkah awal adalah memverifikasi sumber informasi. Informasi yang berasal dari media resmi atau lembaga yang kredibel umumnya terpercaya daripada dengan pesan berantai atau unggahan yang tidak mencantumkan sumber jelas.

Baca Juga Berita :  Berkat Dukungan Orang Tua Antar Jadi Wisudawan Termuda PTP FT

Di sisi lain, penting juga untuk memahami konteks informasi. Tidak jarang, berita lama kembali beredar dan seolah-olah merupakan peristiwa terkini. Bahasa yang digunakan dalam hoaks juga sering kali bersifat provokatif, emosional, dan tidak seimbang. Dengan memahami gaya penyampaian ini, masyarakat dapat lebih waspada terhadap jebakan informasi palsu.

Peran pemerintah dan lembaga pendidikan berperan penting dalam membekali masyarakat dengan kemampuan literasi digital. Banyak sekolah dan kampus kini mulai mengintegrasikan pelatihan cek fakta dalam kegiatan belajar. Platform daring seperti Google, Mafindo, dan TurnBackHoax turut menyediakan alat verifikasi yang bisa diakses siapa saja.

Melalui kesadaran bersama, semoga masyarakat Indonesia semakin cerdas dalam bermedia dan mampu membedakan antara informasi yang benar dan yang menyesatkan. (*)

*Reporter: Hafid Budiawan

Berita Terkait

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat
Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:40 WITA

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Berita Terbaru

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA