Tips Berdamai dengan Sisi Gelap Diri Sendiri

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi orang dengan sisi gelapnya, (Foto: Int.)

Ilustrasi orang dengan sisi gelapnya, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Setiap manusia memiliki sisi gelap yang sering disembunyikan dari dunia luar. Mengakui keberadaannya adalah langkah pertama menuju penerimaan diri yang utuh dan autentik.

Sisi gelap bukan berarti kejahatan, melainkan bagian diri yang kita takuti atau malu akui. Emosi negatif seperti iri, marah, atau egois adalah bagian normal dari pengalaman manusia.

Menekan sisi gelap justru membuatnya semakin kuat dan merusak kesehatan mental kita. Memberi ruang untuk merasakan emosi tersebut membantu kita memahami akar masalahnya dengan lebih baik.

Tuliskan pikiran dan perasaan gelap dalam jurnal pribadi tanpa menghakimi diri sendiri. Proses ini membantu mengekspresikan emosi secara aman dan memberikan perspektif baru terhadap diri.

Berbicara dengan terapis atau konselor dapat membantu mengurai kompleksitas sisi gelap dengan aman. Mereka memberikan panduan profesional untuk mengintegrasikan semua aspek kepribadian kita dengan sehat.

Praktikkan self-compassion dengan memperlakukan diri sendiri seperti sahabat yang sedang kesulitan. Ingatlah bahwa kesempurnaan adalah ilusi dan semua orang memiliki perjuangan internal mereka.

Baca Juga Berita :  Perpanjangan Proposal PPK Ormawa Menunggu Panduan Resmi

Transformasi dimulai ketika kita berhenti melawan dan mulai memahami mengapa sisi gelap itu ada. Setiap aspek negatif mengajarkan sesuatu tentang kebutuhan atau luka yang belum terselesaikan dalam diri.

Berdamai bukan berarti menyerah pada perilaku destruktif, tetapi mengintegrasikan semua bagian diri dengan bijak. Penerimaan diri yang utuh membawa kedamaian dan kebebasan untuk hidup lebih autentik. (*)

*Reporter: St. Masyita Rahmi

Berita Terkait

Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS
Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi
Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat
Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:20 WITA

Menilik Sejarah Moto Profesi Lewat Sumbangsih Ide Dekan FBS

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:17 WITA

Badai Rezim Orde Baru Jadi Salah Satu Dinamika Pasang Surut Buletin LPM Profesi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:40 WITA

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Berita Terbaru

Potret Faisal Palapa pada Saat Memberikan Sambutan pada Acara Harlah LPM Profesi UNM, (Foto: Dok. Profesi)

Harlah LPM Profesi UNM

Harlah Ke-50 LPM Profesi, Faisal Palapa Soroti Tantangan Media di Era Digital

Selasa, 7 Jul 2026 - 23:54 WITA

Potret WR 3 Saat Memberikan Sambutan pada Acara Harlah LPM Profesi UNM, (Foto: Dok. Profesi)

LPM Profesi UNM

WR 3 Harap LPM Profesi Hadirkan Jurnal Ilmiah dan TV Profesi

Selasa, 7 Jul 2026 - 23:46 WITA

Potret Alumni dan Pengelola LPM Profesi UNM, (Foto: Dok. Profesi)

Harlah LPM Profesi

Alumni Bongkar Kisah Perjuangan LPM Profesi di Era Serba Manual

Selasa, 7 Jul 2026 - 23:38 WITA