Terapkan Pungutan Biaya Selain Dari Ketunggalan UKT, Mahasiswa Klaim Adanya Pungli

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2020 - 11:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) keluhkan adanya Pungutan Liar (Pungli) pada proses perkuliahan dan penyelesaian mahasiswa tingkat akhir, Selasa, (21/7).

Persoalan tersebut terungkap saat salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Kepelatihan Olahraga berinisial AN diminta membayar sebesar Rp.25.000,00 untuk mendapatkan surat keterangan bebas peralatan, laboratorium, perpustakaan dan kelakuan baik.

AN juga membeberkan mahasiswa yang ingin melakukan seminar proposal, seminar hasil, ujian tutup juga dimintai pembayaran senilai Rp.300.000 untuk seminar proposal, Rp.500.000 untuk pembayaran ujian hasil, dan Rp.1.000.000 untuk ujian tutup.

“Pembayaran seminar proposal Rp.300.000, pembayaran ujian hasil
Rp.500.000, ujian tutup Rp.1 000.000 untuk pembayaran siminar atau ujian ini sudah lama,” bebernya,

Lanjut, Ia juga mengatakan bahwa kejadian pungli tersebut merupakan pelanggaran dan sangat mencederai Uang Kuliah Tunggal (UKT), di mana seharusnya pembayaran proses perkulihan dan penyelesaian hanya dilakukan satu kali saja dan itu semua sudah masuk dalam sistem UKT.

“Untuk ini sangat mencederai UKT di mana di setiap proses perkuliahan atau penyelesaian satu kali pembayaran saja. Namun, di olahraga tidak, banyak sekali pembayaran-pembayaran yang di luar dari SPP atau UKT,” katanya.

Baca Juga Berita :  Kali Pertama, Masjid Nurul Ilmi UNM Direnovasi Pasca 31 Tahun Berdiri

Menanggapi hal tersebut, AN berharap agar para pimpinan kampus segera menindak lanjuti kasus tersebut agar tidak ada lagi pungutan biaya selain dari ketunggalan UKT.

“Bagi pimpinan fakultas harus menindak lanjuti jika ada pembayaran selain dari UKT tersebut, kepada Lembaga Kemahasiswaan harus mengkawal kasus yang mencederai mahasiswa,” harapnya. (*)

*Reporter : Ema Humaera
Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan

Berita Terkait

HMJ PGSD Soroti Program Makan Siang Gratis di Panggung Inaugurasi
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026
Dekan FEB UNM Ungkap Data Pengangguran yang Didominasi Gen-Z
Aksara 2026 Suguhkan Delapan Pementasan, Mahasiswa JBSI Tampilkan Karya Terbaik
Profesi UNM Gelar Lomba Gratis agar Mahasiswa Tak Terhalang Biaya
Salah Satu Mahasiswi Statistika 24 Raih Beasiswa Bank Indonesia 2026
Tim UNM Raih Juara 1 Lomba Economic Debate Festival 2026
Mahasiswi Tata Boga Juara 1 Bento Cake Competition Konsep Disney
Berita ini 107 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:33 WITA

HMJ PGSD Soroti Program Makan Siang Gratis di Panggung Inaugurasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:03 WITA

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WITA

Dekan FEB UNM Ungkap Data Pengangguran yang Didominasi Gen-Z

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:22 WITA

Aksara 2026 Suguhkan Delapan Pementasan, Mahasiswa JBSI Tampilkan Karya Terbaik

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:15 WITA

Profesi UNM Gelar Lomba Gratis agar Mahasiswa Tak Terhalang Biaya

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Setelah Inaugurasi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

HMJ PGSD Soroti Program Makan Siang Gratis di Panggung Inaugurasi

Senin, 18 Mei 2026 - 10:33 WITA

Potret Akbar Juara 1 Lomba 3 Minutes Paper Presentation Ecofest 2026, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:03 WITA