PROFESI-UNM.COM – Tim yang solid sering jadi penentu kuat tidaknya proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Dari awal, penilai biasanya sudah bisa melihat kesiapan tim lewat cara mereka menyusun ide dan membagi pekerjaan. Tim yang kompak akan memberi kesan lebih serius dan siap menjalankan program. Berikut ada beberapa strategi yang bisa di perhatikan:
Pembentukan tim tidak harus berasal dari satu program studi. Kolaborasi lintas prodi membuat gagasan jauh lebih baik karena setiap bidang ilmu menghadirkan sudut pandang yang berbeda-beda. Kondisi ini membantu tim merancang solusi yang lebih relevan.
Selain itu, Perbedaan angkatan. Mahasiswa senior umumnya memiliki pengalaman organisasi atau PKM sebelumnya, sedangkan mahasiswa junior sering membawa ide segar dan semangat baru. Perpaduan ini bisa dapat memperkuat dinamika tim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberagaman keterampilan membuat kerja tim lebih efektif. Ada anggota yang fokus pada riset, penulisan, desain, atau komunikasi sehingga setiap bagian proposal dapat ditangani secara optimal. Pembagian peran yang tpat membantu pekerjaan berjalan lebih terarah dan terstruktrur.
Tak kalah penting yaitu komunikasi dan komitmen perlu dijaga. Diskusi rutin, kehadiran dalam rapat, dan ketepatan menyelesaikan tugas mendukung kerja sama yang lancar. Dengan tim yang kompak, peluang keberhasilan PKM menjadi semakin besar. (*)
*Reporter: Eka Septi Irianti







