Strategi dan Peran Sel, Pondasi Kehidupan yang Tersembunyi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 7 September 2024 - 13:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambaran sturuktur sel yang ada didalam diri manusia, (Foto: int.)

Gambaran sturuktur sel yang ada didalam diri manusia, (Foto: int.)

Gambaran sturuktur sel yang ada didalam diri manusia, (Foto: int.)

PROFESI-UNM.COM – Di dalam tubuh manusia, sel berperan sebagai unit kehidupan terkecil namun sangat penting dalam menjaga keseimbangan dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Meskipun ukurannya kecil, sel memiliki mekanisme yang kompleks dan strategis yang mendukung keberlangsungan fungsi tubuh. Pemahaman mengenai fungsi sel ini menjadi landasan utama dalam kemajuan ilmu biologi dan bidang medis.

Setiap sel dalam tubuh manusia memiliki peran spesifik sesuai dengan jenisnya. Pada dasarnya, sel berfungsi sebagai penghasil energi, pembuat protein, serta agen komunikasi antar sel. Sel menghasilkan energi melalui proses yang disebut respirasi seluler, di mana glukosa dan oksigen diubah menjadi adenosina trifosfat (ATP), yang merupakan sumber energi utama tubuh. Mitokondria, yang dikenal sebagai “pembangkit energi” dalam sel, memainkan peran penting dalam proses ini. Selain itu, ribosom dalam sel bertugas memproduksi protein yang berperan penting dalam proses pertumbuhan, pemeliharaan, serta perbaikan jaringan tubuh.

Baca Juga Berita :  Begini Prosedur Penurunan UKT UNM Terbaru

Selain menjalankan fungsi-fungsi dasar tersebut, sel juga memiliki kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Saat menghadapi perubahan lingkungan, seperti variasi suhu atau kekurangan nutrisi, sel mampu menyesuaikan aktivitas metaboliknya. Saat berada dalam kondisi tekanan, sel juga dapat mengaktifkan mekanisme autofagi, yang memungkinkan sel mendaur ulang bagian-bagian internalnya yang rusak untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sel juga dilengkapi dengan sistem pertahanan yang kuat, terutama dalam melawan patogen seperti virus dan bakteri. Sel-sel kekebalan tubuh, seperti sel darah putih, berperan aktif dalam melawan infeksi dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Selain itu, siklus hidup sel diatur secara ketat melalui proses yang dikenal sebagai apoptosis, atau kematian sel terprogram. Proses ini penting untuk membuang sel-sel yang telah rusak atau tidak lagi berfungsi, sehingga tidak mengganggu jaringan lainnya.

Namun, ketika fungsi sel mengalami gangguan, dampaknya bisa sangat serius bagi kesehatan. Mutasi genetik atau kerusakan organel sel bisa memicu berbagai penyakit, termasuk kanker dan gangguan metabolik. Oleh karena itu, penelitian mengenai sel terus berlanjut dengan harapan menemukan solusi terhadap gangguan-gangguan seluler tersebut. Inovasi di bidang bioteknologi dan kedokteran, seperti terapi gen dan rekayasa seluler, bertujuan untuk memperbaiki dan memodifikasi fungsi sel guna meningkatkan kualitas hidup manusia.

Baca Juga Berita :  Tim PPK ORMAWA BKMF SINAPSIS Gelar Seminar Program di Desa Taraweang

Selama bertahun-tahun, studi tentang sel telah memberikan wawasan yang sangat berharga terkait mekanisme dasar kehidupan. Penelitian ini terus mendorong batas-batas ilmu pengetahuan, mengarah pada berbagai penemuan baru yang dapat membawa perubahan besar dalam dunia pengobatan di masa depan. Dengan kompleksitas strategi dan fungsi yang dijalankan oleh sel, ia tetap menjadi fokus utama dalam upaya kita memahami lebih jauh tentang kehidupan dan kesehatan. (*)

*Reporter: Ibnu Qayyum Abdullah

Berita Terkait

Tips Menjadi Mahasiswa yang Siap Menghadapi Dunia Kerja Sejak di Bangku Kuliah
WD Tiga FISH Buka Workshop Entrepreneur, Tekan Angka Pengangguran Lulusan
Plt Rektor Apresiasi Rekam Jejak Alumni
Mapala Teknisi Buka Diksar Usung Metode Santai dan Interaktif
Satgas PPK UNM Resmi Buka Pendaftaran dan Seleksi Anggota Periode 2026 – 2028
Bukan Kurang Iman, Seminar Nasional Bahas Amigdala Sebagai Pemicu Stres
Seminar Nasional Peringati Hari Bahasa Ibu, Soroti Pelestarian Bahasa Daerah
UNM Siapkan Strategi Baru Hadapi PKM 2026
Berita ini 293 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:27 WITA

Tips Menjadi Mahasiswa yang Siap Menghadapi Dunia Kerja Sejak di Bangku Kuliah

Rabu, 29 April 2026 - 13:19 WITA

WD Tiga FISH Buka Workshop Entrepreneur, Tekan Angka Pengangguran Lulusan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:45 WITA

Plt Rektor Apresiasi Rekam Jejak Alumni

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:51 WITA

Mapala Teknisi Buka Diksar Usung Metode Santai dan Interaktif

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:22 WITA

Satgas PPK UNM Resmi Buka Pendaftaran dan Seleksi Anggota Periode 2026 – 2028

Berita Terbaru

Flyer Pemilihan Duta Kampus 2026 Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Fakultas Psikologi

Pemilihan Duta Kampus Fakultas Psikologi 2026 Dibuka untuk Mahasiswa

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:07 WITA

Potret Penyerahan Hadiah Juara Kepada Tim Lokalabs, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Raih Juara 1, Tim Lokalabs Sebut Penentuan Konsep Jadi Tantangan Awal APBISDI 2026

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:00 WITA

Pamflet Pendaftaran Olympic Of Statistics 2026, (Foto: Ist.)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Pendaftaran Gelombang II Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka

Minggu, 28 Jun 2026 - 22:48 WITA

Pengumuman Pemenang Juara 1 Kategori UI/UX Design Ajang APBISDI 2026, (Foto: Ist)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Tim Lokalabs Prodi Bisnis Digital Raih Juara 1 UI/UX Design APBISDI 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 23:13 WITA