PROFESI-UNM.COM – Perayaan Idul Adha kembali menjadi momentum mempererat kepedulian sosial masyarakat. Pada hari raya yang diperingati setiap 10 Zulhijah tersebut, umat Islam melaksanakan salat Id dan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ibadah serta wujud berbagi kepada sesama.
Sejak pagi hari, masyarakat memadati masjid dan lapangan terbuka untuk melaksanakan salat Id berjamaah. Setelah pelaksanaan salat, panitia kurban mulai melakukan penyembelihan hewan seperti sapi dan kambing yang nantinya dibagikan kepada warga.
Pembagian daging kurban menjadi salah satu tradisi yang paling dinantikan masyarakat. Tidak hanya diberikan kepada penerima kurban, daging tersebut juga dibagikan kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial dan pemerataan rezeki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Idul Adha juga menjadi pengingat kisah Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, demi menjalankan perintah Allah SWT. Kisah tersebut kemudian dimaknai sebagai simbol keikhlasan, ketakwaan, dan pengorbanan dalam kehidupan umat Islam.
Selain ibadah kurban, suasana kebersamaan turut terasa dalam perayaan Idul Adha. Banyak masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan keluarga maupun tetangga setelah rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.
Perayaan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Melalui semangat berbagi, hari raya ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. (*)
*Reporter: Kirei Augusta Aunatullah Uzhma







