Sastrawan, Aslan Abidin : Budaya Bentrok, Budaya Primitif

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2019 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Sastrawan Aslan Abidin menjadi pembicara di Talk Show Budaya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Universitas Negeri Makassa (UNM). Talk Show yang berlansung di Ballroom Teater Menara Pinisi ini, ia mengatakan beberapa hal mengenai budaya.

Aslan Abidin mengatakan bahwa bentrok yang kerap terjadi antar antarmahasiswa membuktikan bahwa tidak adanya sifat intelek dan membuat kebudayaan kita mengalami kemunduran karena ketidaktahuan terhadap nilai kebudayaan.

“Mahasiswa yang membawa anak panah ke kampus sudah pernah dilakukan oleh nenek moyang kita oleh budaya primitif, jadi mahasiswa yang membawa anak panah adalah orang primitif,” katanya, Kamis (7/12).

Lanjut ia mengungkapkan, Banyak di sekitar kalangan civitas akademika sendiri justru tidak mempunyai karakter intelektual yang berkualitas, apalagi yang masuk adalah dosen-dosen yang tidak berkualitas yang tidak melewati test kapasitas yang memadai.

“Kebanyakan dosen kita tidak berkarakter intelek, lebih sibuk mengurusi jilbab, lebih sibuk mengurusi amplop di tiap kegiatan.” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  Comingsoon, Seminar Nasional Business Plan Competition

Mirisnya, setiap kegiatan intelektual yang dilakukan mahasiswa di gedung yang dimiliki tiap kampus, tidak sedikit diantaranya harus mengeluarkan sejumlah dana untuk pemakaian segala fasilitas termasuk gedung kampus sendiri.

“Gedung yang anda gunakan seperti ini yang digunakan untuk mencerdaskan sendiri mengapa harus membayar, itu tidak mensifatkan intelektual,” tambahnya.

*Reporter: Muhammad Rezky/ Editor: Supriadi

Berita Terkait

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX
Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV
Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah
FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual
Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen
Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal
LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022
Hipma Gowa Komisariat UNM Gelar Nobar Film Pesta Babi, Soroti Dampak PSN di Papua
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:18 WITA

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:28 WITA

Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV

Senin, 18 Mei 2026 - 19:52 WITA

Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:48 WITA

FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:14 WITA

Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama di Momen Perayaan Harlah ke-18 LK FEB UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Usung Semangat Ekonomi Satu, LK FEB Rayakan Harlah ke-18 dengan Perkuat Solidaritas

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:38 WITA

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA