Risiko Terkena Penyakit Akibat Kurang Tidur

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 02:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang yang keseringan begadang, (Foto: Ai.)

Ilustrasi seseorang yang keseringan begadang, (Foto: Ai.)

 

PROFESI-UNM.COM – Begadang sudah menjadi kebiasaan  mahasiswa, terutama saat dikejar deadline tugas, rapat organisasi, kerja maupun persiapan ujian. Meski dianggap sepele, terlalu sering begadang bisa menimbulkan dampak serius bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Umumnya waktu tidur ideal bagi orang dewasa adalah 7–9 jam per malam, jika kebutuhan ini tidak tercukupi secara terus-menerus, risiko terserang berbagai penyakit akan meningkat. Beberapa penyakit yang bisa timbul yaitu, pertama, gangguan Jantung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekurangan jam tidur menyebabkan meningkatnya tekanan darah dan risiko penyakit jantung koroner. Begadang mengganggu siklus tidur alami (ritme sirkadian), meningkatkan hormon stres, dan menyebabkan peradangan kronis, sehingga sistem kardiovaskular bekerja lebih keras dan lebih rentan mengalami kerusakan.

Baca Juga Berita :  Tips Menghindari Plagiarisme dalam Tugas Kuliah

Kedua, penyakit diabetes, dengan begadang atau kurang tidur risiko diabetes tipe 2 bisa meningkat dan mengganggu kerja insulin. Memicu perubahan hormon stres, serta meningkatkan keinginan makan makanan tidak sehat, sehingga secara tidak langsung berkontribusi pada kenaikan gula darah.

Ketiga, begadang (kurang tidur) dapat menyebabkan obesitas karena mengganggu hormon lapar (leptin dan ghrelin), mengurangi metabolisme, dan meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat. Contohnya seperti, makan lebih banyak di malam hari atau melewatkan sarapan, serta metabolisme yang lebih lambat.

Keempat, gangguan mental seperti depresi dan kecemasan karena, kurang tidur mengganggu fungsi otak, memicu stres, dan memengaruhi regulasi emosi. Kebiasaan begadang dapat menciptakan lingkaran setan, di mana gangguan tidur memperburuk kondisi mental, yang kemudian kembali menyebabkan masalah tidur.

Baca Juga Berita :  Seminar Nasional Kewirausahaan UNM Dorong Semangat Berwirausaha

Terakhir, begadang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh karena tubuh akan mengurangi produksi sitokin, protein penting yang melawan infeksi dan peradangan, sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit akibat virus dan bakteri. Kurang tidur yang kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan, meningkatkan risiko infeksi, dan mengganggu fungsi imun yang sehat.

Tidur cukup bukan sekadar kebutuhan, melainkan investasi kesehatan jangka panjang. Jika dibiarkan, begadang bisa menjadi pintu masuk berbagai penyakit kronis yang mengganggu produktivitas dan kualitas hidup. (*)

*Reporter: Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh

Berita Terkait

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis
Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri
Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan
Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan
Tips Menghadapi Musim Kemarau
Tips Menguasai Adobe Animate bagi Mahasiswa Desain Pemula
Kreativitas Mahasiswa Jadi Kunci Pengembangan Diri di Tengah Tantangan Akademik
Tips Mahasiswa Menghadapi Deadline Tugas yang Menumpuk
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:46 WITA

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis

Sabtu, 25 April 2026 - 22:00 WITA

Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri

Senin, 20 April 2026 - 19:43 WITA

Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WITA

Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan

Jumat, 17 April 2026 - 01:39 WITA

Tips Menghadapi Musim Kemarau

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA