Rektor UNM Tolak Cabut Surat Edaran Larangan Maba Ikuti Kegiatan LK

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 September 2017 - 17:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UNM, Husain Syam saat menyampaikan landasan adanya surat edaran larangan mengikuti kegiatan LK bagi Maba 2017. (Foto: Noval-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam menolak untuk mencabut surat edaran terkait larangan bagi mahasiswa semester 1 dan 2 mengikuti kegiatan LK. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menanggapi tuntutan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di Pelataran Menara Pinisi, Kamis (14/9).

Husain Syam mengatakan, hal tersebut untuk memperbaiki akademik, khususnya mahasiswa baru. Sehingga diperlukan adanya pembatasan bagi maba dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

“Tidak bisa diubah. Tidak bisa dicabut. Ini adalah kebijakan. Saya bisa saja mencabut aturan tersebut, tapi ada hal yang tidak kalian pahami. Sumpah, demi Allah tidak ada niat lain kecuali untuk mengantarkan supaya kalian bisa sukses,” tegasnya.

Sebelumnya, Rektor menyampaikan, alasan dikeluarkannya surat edaran tersebut untuk mengurangi angka DO dini pada mahasiswa baru. Ia beranggapan, salah satu indikator penyebab DO dini adalah karena adanya kesibukan dalam kegiatan ektrakurikuler.

“Saya sudah analisis. Ini menjadi beban bagi mereka. Karena ada beban tersendiri yang dipikul, akhirnya tidak berprestasi dan terkena DO dini,” jelasnya.

Ia pun meminta setiap perwakilan LK untuk melakukan dialog bersama pimpinan universitas. Ia menganggap, mahasiswa belum paham akan alasan dikeluarkannya surat edaran tersebut.

Baca Juga Berita :  2.006 Mahasiswa UNM Siap Ikut KKN Semester Ganjil

“Ini tidak cukup untuk diskusi. Nanti kita lakukan dialog bersama pimpinan. Saya akan pahamkan. Hingga akhirnya kalian pasti paham bahwa adanya kebijakan tersebut sudah betul,” katanya.

Sementara itu, Presiden BEM UNM, Mudabbir tidak menerima keputusan yang disampaikan rektor. Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan tuntutan mahasiswa.

“Kita dipaksa untuk menerima kebijakan rektor. Tapi kita tetap tidak terima. Ini harus ditindaklanjuti kawan-kawan,” teriaknya lantang diiringi gemuruh tepuk tangan ratusan demonstran. (*)

*Reporter: Ratna

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Parkiran Basement FEB UNM Kembali Digunakan, Perbaikan Masih Berlanjut
Plt Rektor Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu Tanpa DO
Panitia Seleksi Satgas PPK UNM Minta Fakultas Usulkan Dua Mahasiswa
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Lolos Beasiswa DAAD di Düsseldorf, Jerman
Raih 3 Penghargaan pada Kompetisi Nusantara Creative Competition 3
Tim Robotron Tunjukkan Inovasi Robotika di ELCCO 2026 Bali
Mahasiswa Matematika FMIPA Rayakan Kebersamaan melalui INVE25 SIMETRIA

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Jumat, 17 April 2026 - 12:26 WITA

Parkiran Basement FEB UNM Kembali Digunakan, Perbaikan Masih Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 16:34 WITA

Plt Rektor Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu Tanpa DO

Selasa, 14 April 2026 - 22:43 WITA

Panitia Seleksi Satgas PPK UNM Minta Fakultas Usulkan Dua Mahasiswa

Minggu, 12 April 2026 - 22:28 WITA

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Lolos Beasiswa DAAD di Düsseldorf, Jerman

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA