PROFESI-UNM.COM – Bulan Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melatih disiplin dan pengendalian diri melalui ibadah puasa. Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai proses pengendalian sikap, emosi, serta pengaturan waktu dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi mahasiswa, Ramadan menghadirkan tantangan tersendiri di tengah aktivitas perkuliahan dan kegiatan nonakademik yang padat. Rasa lelah dan lapar dapat memengaruhi fokus belajar apabila tidak imbang antara manajemen waktu dan pola hidup yang tepat.
Pengaturan jadwal harian menjadi salah satu kunci utama agar puasa tetap berjalan optimal. Mahasiswa menata waktu sahur, perkuliahan, istirahat, dan ibadah secara seimbang agar energi tetap terjaga sepanjang hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada waktu sahur mahasiswa perlu makanan bergizi seimbang. Karbohidrat kompleks, protein, dan cairan yang cukup membantu mempertahankan stamina serta konsentrasi selama menjalani aktivitas akademik di pagi hingga siang hari.
Selama jam perkuliahan, mahasiswa perlu memprioritaskan kegiatan akademik yang bersifat penting. Diskusi kelas, belajar mandiri, dan penyelesaian tugas ringan pada waktu ketika kondisi fisik masih relatif stabil.
Menjelang waktu berbuka puasa, kita sebaiknya mengurangi aktivitas berat. Memanfaatkan sore untuk kegiatan yang lebih ringan dan reflektif, seperti membaca, menyusun rencana belajar, atau mengikuti kajian Ramadan.
Setelah berbuka puasa, mahasiswa memiliki kesempatan untuk kembali beraktivitas dengan energi yang lebih baik. Waktu malam untuk menyelesaikan tugas akademik, mengikuti kegiatan organisasi secara terbatas, serta melaksanakan ibadah seperti salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an.
Dengan pengaturan jadwal yang baik, pola makan sehat, serta keseimbangan antara aktivitas dan ibadah, puasa Ramadan dapat menjadi sarana pembentukan kedisiplinan dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut mampu membentuk karakter mahasiswa yang lebih bertanggung jawab, produktif, dan berintegritas. (*)
*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri






