PKD Mapala Sulsel Menolak Omnibus Law Sebagai Representatif Pelestarian Lingkungan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 Oktober 2020 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Pusat Koodinasi Daerah (PKD) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) tingkat Perguruan Tinggi (PT) se-Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan aksi penolakan Undang-undang (UU) cipta kerja dan omnibus law yang terindikasi berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan, Kamis (08/10).

UU cipta kerja dan omnibus law yang telah disahkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) beberapa waktu lalu membuat seluruh buruh dan mahasiswa bersatu untuk menyuarakan kepada pemerintah agar mencabut UU Cipta Kerja.

Baca Juga Berita :  Debat Kandidat Ketua Umum HMPS IPA UNM Saling Pertahankan Visi Misi.

Dalam aksi ini PKD Mapala PT Sulsel yang dikoordinatori oleh Mahasiswa Pecinta Alam Selaras (Sintalaras) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan mengibaran spanduk dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, menyuarakan kode etik pencinta alam, membuat panggung ekspresi dan live painting untuk menyampaikan aspirasi agar DPR RI dapat mempertimbangkan putusannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain melakukan aksi di flyover PKD Mapala PT Sulsel juga menyatakan sikap untuk menolak UU cipta kerja dan omnibus law. Mereka meminta untuk melakukan pengujian kembali terhadap beberapa pasal yang terindikasi berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga Berita :  Hima AP FIP Sebut Pemerintah Ambil Kesempatan dalam Kesempitan

Usai melakukan aksi, massa yang tergabung dalam PKD Mapala PT Sulsel membersikan sampah yang berada di sekitar lokasi aksi, serta membawa pulang sampah sebelum meninggalkan lokasi. (*)

*Reporter : Muh. Sauki Maulana

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Berita Terbaru

Potret Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Saat Mengukuhkan Angkatan 2024, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024

Senin, 20 Apr 2026 - 20:51 WITA

Surat Edaran tentang Pelaksanaan UTBK-SNBT UNM 2026, (Foto: Int)

Tak Berkategori

Aktivitas Kampus Sementara Dihentikan Selama UTBK-SNBT 

Senin, 20 Apr 2026 - 19:34 WITA

Potret Andi Nabila Aini A. Wisudawan terbaik FSD periode April 2026, (Foto: Ist).

Fakultas Seni dan Desain

Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya

Senin, 20 Apr 2026 - 19:20 WITA