PROFESI-UNM.COM-Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Hmps Pgpaud) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) akan mengadakan Festival Fantasi Budaya Lembaga PAUD (FESTAPA) pada (7/12) mendatang.
Kegiatan ini adalah ajang perlombaan yang terbagi menjadi 3 kategori utama. Yakni Anak Usia Dini, Mahasiswa Calon Pendidik serta Guru PAUD. Lomba kategori Anak Paud akan terlaksankan secara luring, dan Lomba Kategori Mahasiswa dan Guru Paud secara daring. Info selengkanya dapat kamu cek di username Ig hmjpgpaudfipunm.
A. Siti Aisyah selaku ketua panitia menjelaskan tujuan dari Festival ialah menjadi wadah pembelajaran. Hal itu tertuju bagi anak usia dini, mahasiswa serta guru PAUD melalu kreatifitas berbasis budaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Acara ini bertujuan untuk menghadirkan ruang pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini, mahasiswa, dan guru PAUD. Melalui pengalaman langsung dalam mengenal, menghayati, dan mengembangkan kreativitas berbasis budaya,” jelasnya.
Akrab tersapa Ais, turut menyebutkan tiap lomba yang akan terikuti oleh tiap peserta dari berbagai kategori, yaitu Kategori Anak Usia Dini akan memperebutkan juara pada lomba fashion show, sementara itu, kategori Mahasiswa akan mengikuti lomba mendongeng, dan kategori terakhir, Guru PAUD akan mengikuti cipta lagu anak, dan cerita bergambar.
“Anak usia dini, lomba fashiom show, mewarnai, tari kreasi dan hafalan doa, Mahasiswa lomba poster edukatif, essay, dan mendongeng, terkahir Guru PAUD lomba mnedongeng, cipta lagu anak, serta cerita bergambar,” sebutnya dalam pesan singkat Whatsapp.
Namun, dalam wawancaranya Ais menuturkan belum mendapatkan tempat yang pasti untuk diselenggarakannya. Festival ini, dikarenakan proses renovasi ruangan di kampus FIP, sehingga kegiatan mungkin akan dilaksanakan di Pelatran Pinisi, Kampus Gunung Sari. Kendati demikian, Panitia akan tetap memastikan seluruh informasi teknis tersampaikan dengan jelas kepada peserta. Selain itu juga menyediakan perlengkapan panggung dan daftar aturan yang terorganisir.
“InsyaAllah akan berlangsung di Pelatatan Pinisi, tapi ini belum fiks. Karena seharusnya tetap di Kampus FIP, cuman karena tempat tersebut harus terenovasi. Sehingga, kami membuat pilihan kedua yaitu Pelatan Pinisi,” tutusnya dalam penutup wawancara. (*)
*Reporter : Askar / Editor : Florencya Alnisa Christin







