PROFESI-UNM.COM – Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Farida Patittingi, hadir pada acara ramah tamah Fakultas Psikologi UNM Periode Februari 2026 di Krakatua Ballroom Hotel Remcy Panakkukang, Selasa (3/2).
Dalam sambutannya, Farida mengaku bangga mendengar laporan dari Dekan Fakultas Psikologi mengenai banyaknya mahasiswa yang berhasil lulus dengan predikat cumlaude serta mencatatkan prestasi akademik yang membanggakan.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan Fakultas Psikologi. Ia menekankan bahwa pencapaian gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk menghadapi tantangan nyata di masyarakat atau yang ia sebut sebagai “universitas kehidupan.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anak-anakku sekalian, ini selalu dikatakan bahwa wisuda atau lulus itu bukan akhir. Akan tetapi, itu adalah awal untuk kita terus bergerak, melangkah lebih cepat lagi ke depan untuk kita bisa mengejar berbagai impian yang dimimpikan,” ujarnya.
Pesan Farida Patittingi untuk Lulusan Psikologi UNM
Ia juga mendorong para alumni baru untuk tidak ragu dalam menentukan tujuan hidup dan memiliki cita-cita yang besar. Menurutnya, setiap tahapan kehidupan harus dijalani dengan perencanaan yang matang agar arah masa depan menjadi jelas.
Plh Rektor itu juga menyoroti keistimewaan ilmu psikologi. Ia menyebutkan bahwa sarjana psikologi memiliki kemampuan analisis ilmiah yang kuat, sehingga profesi ini memiliki prospek kerja yang sangat terbuka luas di masyarakat.
“Orang psikologi itu tidak hanya sekedar mendengar, tetapi menganalisisnya secara ilmiah, sehingga kemudian kita dapat menerima saran atau masukkan. Paling bagus kita curhat itu pada psikolog saja,” ungkapnya.
Selain memberikan motivasi, Farida turut memaparkan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas layanan melalui perencanaan pembangunan infrastruktur. Fakultas Psikologi menargetkan akan memiliki gedung atau ruangan baru untuk memberikan pelayanan terbaik, begitu pula dengan Fakultas-fakultas lain.
Menutup sambutannya, ia mengingatkan para alumni untuk selalu menjaga nama baik almamater. Ia berharap agar para lulusan tidak melupakan kampus dan tetap berperilaku positif di tengah masyarakat.
“Setiap tindakan kita itu harus kita jaga, karena yang kita jaga bukan hanya diri kita sendiri, tetapi yang kita jaga adalah almamater kita, nama baik almamater kita tercinta”. (*)
*Reporter: Alyani Fajrina Nursyabri







