Perbandingan Magang Berdampak dan Magang Mandiri untuk Masa Depan Karir Mahasiswa

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mahasiswa sedang memilih program yang akan mereka ikuti, (Foto: Int.)

Ilustrasi mahasiswa sedang memilih program yang akan mereka ikuti, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Saat ini terdapat dua jenis program magang populer bagi mahasiswa, yaitu magang berdampak dan magang mandiri. Keduanya memiliki tujuan memberikan pengalaman kerja, namun dengan mekanisme yang berbeda.

Magang berdampak adalah program resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang terintegrasi dengan kurikulum kampus. Program ini menekankan dampak positif bagi mahasiswa dan industri serta memberikan konversi hingga 20 SKS.

Sebaliknya, magang mandiri dikelola langsung oleh perguruan tinggi dan mahasiswa. Peserta bebas memilih mitra magang tanpa batasan kuota dan seleksi dilakukan oleh perusahaan mitra secara langsung.

Perbedaan lain terlihat pada fasilitas. Pada magang berdampak menyediakan uang saku Rp 2,8 juta per bulan, pembekalan, dan pendampingan dosen. Magang mandiri bergantung pada kebijakan perusahaan dan tidak selalu memberikan fasilitas serupa.

Magang berdampak juga fokus pada inklusi sosial, membuka akses bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk yang kurang mampu. Program ini menghubungkan dunia pendidikan dengan industri secara resmi.

Baca Juga Berita :  Praktek Sejarah Maritim di Desa Popisi

Sementara itu, magang mandiri memberi kebebasan lebih besar bagi mahasiswa untuk mencari pengalaman sesuai minat dan kesempatan yang ada. Program ini mendorong pengembangan soft skill dan jejaring secara mandiri.

Magang berdampak menawarkan program yang lebih terstruktur dan beragam manfaat, sementara magang mandiri memberikan fleksibilitas dan kebebasan dalam memilih pengalaman magang. (*)

*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa

Berita Terkait

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Mahasiswa Mulai Persiapkan Administrasi dan Portofolio Libur Semester
Berita ini 629 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:26 WITA

Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester

Berita Terbaru

Suasana Pelaksanaan Konferensi Ilmiah Internasional Secara Daring, (Foto: Ist)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Riset Mahasiswa Akuntansi Sabet Penghargaan Best Methodology Paper Artikel Ilmiah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:37 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Produktif di Tengah Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Libur Semester Jadi Kesempatan Mahasiswa Tingkatkan Diri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:46 WITA

Ilustrasi Gejala Batuk yang Dapat Muncul Akibat Paparan Polusi Udara, (Foto: Int.)

Berita Wiki

Tips Mahasiswa Tangkal Maskne dan ISPA Akibat Polusi Udara

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Pamflet Pendaftaran Mahasiswa Baru Prodi Humas dan Komunikasi Digital, (Foto: Int.)

Fakutas Bahasa dan Sastra

Angkatan Pertama D-4 Humas dan Komunikasi Digital Resmi Dibuka

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:48 WITA