Orang Tua Camaba Keluhkan Wawancara Sanggahan UKT UNM

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Mei 2018 - 04:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon mahasiswa baru (Camaba) bersama orang tua/wali saat melakukan wawancara dan verifikasi UKT di ruang ICT Centre lantai 3 Menara Pinisi, Kamis (17/5) – (Foto: Wahyudin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Beberapa orang tua calon mahasiswa baru (Camaba) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang lulus jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengeluhkan hasil wawancara sanggah uang kuliah tunggal (UKT). Wawancara dan verifikasi UKT tersebut dilaksanakan di ruang ICT Centre lantai 3 Menara Pinisi, Kamis (17/5).

Salah satu orang tua Camaba, Muh. Makkasau mengungkapkan bahwa dirinya kurang mampu membayar UKT anaknya. Pasalnya ia juga memiliki anak yang kuliah di salah satu kampus swasta di Makassar. Sementara pekerjaannya hanya seorang petani

Baca Juga Berita :  Ini Alasan Jadwal Pembekalan KKN-PPL UNM Semester Genap Diubah

“Kami petani, jadi gaji kita tidak menentu. Hanya satu kali panen saja dalam setahun. Seperti tanam jagung, dan tanam kacang hijau,” ungkapnya saat ditemui bersama anaknya usai melakukan wawancara

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu orang tua camaba yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa tim pewancara tidak bias menurunkan UKT anaknya.

“Sebenarnya kita tidak bias, tapi dibisa-bisai mami. Karena nabilang doakan saja supaya dilancarkan rezekinya suamita. UKTnya Rp. 2.000.000,” katanya.

Baca Juga Berita :  Ramadhan Sebagai Olimpiade Meraih Kemuliaan

Ia juga mengatakan bahwa penghasilannya hanya Rp. 1.600.000 sementara ia memiliki tiga orang anak yang masih dalam tanggungan. Ia hanya diberi tahu bahwa di kampus orange ini tersedia banyak beasiswa. Jadi jika anaknya berprestasi dan cerdas bakal mendapatkan beasiswa.

“Takutki sanggahki. Karena ada tadi yang tidak mau terima alasan. Sampai nabilang mau ditambah UKTnya Rp 500.000 kalau ngotot mau sanggah,” tambahnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Wahyudin

Berita Terkait

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
UNM Keluarkan Surat Edaran Perpanjangan Pembayaran UKT
Simak Syarat Peninjauan UKT semester genap TA 2024/2025
Peninjauan UKT Semester Genap 2024/2025 Telah Buka
Tim PPK Ormawa LPM Profesi UNM dan BRI Gelar Lomba Kemerdekaan di Desa Barugae
Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:46 WITA

Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Jumat, 15 Agustus 2025 - 20:48 WITA

Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko

Kamis, 30 Januari 2025 - 18:05 WITA

UNM Keluarkan Surat Edaran Perpanjangan Pembayaran UKT

Rabu, 8 Januari 2025 - 15:59 WITA

Simak Syarat Peninjauan UKT semester genap TA 2024/2025

Berita Terbaru

Potret Pengukuhan Perwakilan Mahasiswa Kewirausahaan Angkatan 2025 dalam Acara Inaugurasi Inoventra 25 (Foto : Putri Salsabila)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Inaugurasi Inoventra 25 Warnai Expresi 2026 dengan Semangat Budaya Lokal Sulawesi

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:08 WITA

Foto Bersama Plt Rektor seusai Proses Pemilihan Dekan FIKK, (Foto: Desitha Cahya)

Fakultas Ilmu Keolahragaan & Kesehatan

Tahap Kedua Selesai, Andi Atssam Terpilih Jadi Dekan FIKK

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:09 WITA

Potret Hasil Pemilihan Dekan FIKK, (Foto: Desitha Cahya)

Fakultas Ilmu Keolahragaan & Kesehatan

Terpilih sebagai Dekan FIKK, Andi Atssam Mappanyukki Ingin Hilangkan Pungutan Tak Sesuai SOP

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:58 WITA