PROFESI-UNM.COM – Sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar ()PGSD), saya menyadari bahwa kuliah bukan hanya tentang mempelajari teori pendidikan dan cara mengajar di kelas. Kehidupan mahasiswa juga mengajarkan banyak hal tentang tanggung jawab, kemandirian, dan cara menghadapi berbagai situasi. Salah satu pengalaman yang menurut saya cukup berkesan selama kuliah adalah mengenal kewirausahaan.
Bagi saya, kewirausahaan bukan hanya soal mencari keuntungan. Melalui kegiatan usaha kecil yang dijalani mahasiswa, saya belajar memahami proses, mulai dari merencanakan sesuatu, menjalankannya, hingga menerima hasilnya. Tidak semua berjalan sesuai rencana, tetapi dari situ saya belajar untuk tidak mudah menyerah dan berani memperbaiki kesalahan.
Dalam kehidupan sehari-hari sebagai mahasiswa PGSD, keterbatasan waktu dan biaya sering menjadi tantangan. Dari kewirausahaan, saya belajar untuk lebih kreatif dan mandiri dalam menyikapi kondisi tersebut. Saya mulai memahami pentingnya mengatur waktu, bekerja sama dengan orang lain, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang sudah dipilih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saya juga merasakan bahwa kewirausahaan melatih kemampuan berkomunikasi. Berinteraksi dengan orang lain, menyampaikan ide, dan menerima masukan menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kemampuan ini menurut saya sangat penting bagi mahasiswa PGSD, karena kelak kami akan berhadapan langsung dengan siswa, orang tua, dan lingkungan sekolah.
Melalui pengalaman kewirausahaan, saya menyadari bahwa proses belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas. Kewirausahaan menjadi salah satu cara bagi saya untuk belajar tentang kehidupan nyata. Meskipun tidak semua mahasiswa harus menjadi pengusaha, nilai-nilai seperti kemandirian, tanggung jawab, dan keberanian mencoba adalah bekal penting yang akan saya bawa sebagai mahasiswa PGSD dan calon pendidik di masa depan. (*)
*Penulis : Sariana Nurfadilah







