[OPINI] 70 Tahun Kontribusi Kalla dalam Pembangunan Pendidikan di Indonesia Timur

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 Oktober 2022 - 09:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PROFESI-UNM.COM
– Mendengar kata “Kalla” orang-orang akan berpikir mantan Wakil Presiden Indonesia, sayapun akan berpikir demikian. Namun kata tersebut tersimpan banyak hal yang mungkin orang akan terinspirasi dari perjuangan “Keluarga Kalla”, sayapun ketika menulis artikel ini takjub akan perjuangannya. Bagaimana tidak takjub, membaca artikel demi artikel perusahaan Kalla Group telah memegang peranan penting dari berbagai sektor mulai dari transportasi, properti, manufaktur, energi, infrastruktur, perdagangan dan juga pendidikan. Sehingga bisa dikatakan kelompok usaha terbesar di kawasan wilayah Indonesia timur.


Melihat begitu banyak sektor penting yang dijalankan oleh Kalla Group, salah satunya yaitu sektor pendidikan. Sesuai dengan amanat konstitusi yang tertuang dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang secara tegas menyatakan tujuan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. UU nomor 20 tahun 2003 pasal 11 ayat 1 berbunyi “pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta mejamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi”.

Baca Juga Berita :  [Opini] Ada yang Berantakan tapi Bukan Kamarku, Melainkan Kampusku


Keseriusan Kalla Group dalam sektor pendidikan sesuai dengan amanat konstitusi terlihat dari diresmikannya Sekolah Islam Athirah pada 24 April 1984, mulai dari jenjang TK sampai SMA. Dilansir pada laman Kalla bahwa tujuan dari dibangunnya sekolah ini merupakan keinginan perusahaan Hadji Kalla dan istrinya, Hadjah Athirah untuk mengembangkan dan memajukan pendidikan di wilayah timur Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan. Tidak hanya sampai disini, Kalla melalui Yayasan Hadji Kalla membuka sebuah program Beasiswa. Beberapa fasilitas seperti bantuan dana UKT dan peningkatan softskill. Selain berprestasi akademik, program ini juga memiliki kategori lain seperti berprestasi di bidang seni dan olahraga, hafiz Qur’an, organisasi pemuda dan pelajar dan peyandang disibilitas.


Kalla 70 Tahun telah berkontribusi bagi Indonesia dalam kemajuan Pendidikan, mengepakkan sayap hingga ke berbagai kalangan, teruslah membersamai kami anak bangsa yang mencintai negerinya melalui pendidikan yang tak terputus menggapai asa dan cita-cita. (*)

*Penulis adalah Adil Awal, Mahasiswa Jurusan teknik Elektronika UNM angkatan 2018

Berita Terkait

[Opini]Potret Perguruan Tinggi Saat Ini: Ketika Mahasiswa Tidak Berani Bertanya dan Tidak Sanggup Ketika Ditanya 
[OPINI] Invasi AI Influencer di Ranah Pemasaran: Efisiensi Tanpa Batas Korporasi atau Kematian Hubungan Manusiawi
[OPINI] Menjelang 30: Gen Z 1997 di Persimpangan Nikah, Situationship, dan Beban Berlapis
[OPINI] MENEBANG YANG HIJAU UNTUK MEMBANGUN YANG “KATANYA” HIJAU : SEBUAH KONTRADIKSI EKOLOGIS.
[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan
[OPINI] Saat Pendidikan Kehilangan Mata Air Kemanusiaan: Sekolah yang Sibuk Mengukur, Tapi Lupa untuk Memeluk.
[ OPINI ] Ketika Pengabdian Guru Dijadikan Alasan untuk Membiarkan Ketidakadilan
[OPINI] Metafora Analitis Hukum Newton III dan Psikologi Kebijakan: Setiap Aksi Negara Melahirkan Reaksi Manusia
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05 WITA

[Opini]Potret Perguruan Tinggi Saat Ini: Ketika Mahasiswa Tidak Berani Bertanya dan Tidak Sanggup Ketika Ditanya 

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WITA

[OPINI] Invasi AI Influencer di Ranah Pemasaran: Efisiensi Tanpa Batas Korporasi atau Kematian Hubungan Manusiawi

Senin, 8 Juni 2026 - 20:27 WITA

[OPINI] Menjelang 30: Gen Z 1997 di Persimpangan Nikah, Situationship, dan Beban Berlapis

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:32 WITA

[OPINI] MENEBANG YANG HIJAU UNTUK MEMBANGUN YANG “KATANYA” HIJAU : SEBUAH KONTRADIKSI EKOLOGIS.

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:12 WITA

[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Teknik, Jamaludin, memberikan Sambutan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT UNM Lepas 135 Wisudawan, 80 Raih Predikat Cumlaude

Senin, 13 Jul 2026 - 14:52 WITA

Pamflet Pendaftaran Sayembara Karya 2025, (Foto:Ist)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Genesis 25 FBS Buka Sayembara Karya Jelang Inaugurasi Angkatan

Minggu, 12 Jul 2026 - 23:14 WITA

Pamflet Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026 Gelombang 2 FBS UNM, (Foto:Int)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Kouta Terbatas! Fakultas Bahasa dan Sastra Buka Seleksi Jalur Mandiri Gelombang Dua

Minggu, 12 Jul 2026 - 22:52 WITA