Massa Sebagai Besaran Pokok dalam Ilmu Fisika

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 November 2024 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa dalam Fisika, (Foto: Int.)

Massa dalam Fisika, (Foto: Int.)

Massa
Massa dalam Fisika, (Foto: Int.)
PROFESI-UNM.COM – Dalam ilmu fisika, massa merupakan salah satu dari tujuh besaran pokok yang memiliki peranan penting dalam memahami fenomena alam. Sebagai besaran pokok, massa tidak bergantung pada besaran lainnya dan menjadi dasar bagi banyak konsep dalam fisika. Massa didefinisikan sebagai ukuran jumlah materi dalam suatu benda, yang menjadi indikator keberadaan partikel-partikel penyusunnya. Besaran ini menjadi inti dari banyak kajian ilmiah karena memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari hingga eksplorasi sains tingkat lanjut.

Sistem Internasional (SI) menetapkan satuan massa sebagai kilogram (kg). Kilogram adalah satu-satunya satuan SI yang masih didasarkan pada artefak fisik hingga awal abad ke-21, yaitu sebuah silinder logam campuran platinum-iridium yang disimpan di Prancis. Namun, sejak 2019, definisi kilogram telah mengalami perubahan dengan mengacu pada konstanta Planck, yang merupakan salah satu konstanta fisika fundamental. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan bahwa definisi kilogram lebih stabil dan tidak bergantung pada objek fisik yang rentan mengalami perubahan.

Dalam kehidupan sehari-hari, massa sering kali disalahartikan sebagai berat. Padahal, keduanya merupakan konsep yang berbeda. Massa adalah besaran yang tetap di mana pun benda berada, sedangkan berat adalah gaya yang dihasilkan oleh gravitasi yang bekerja pada massa benda tersebut. Sebagai contoh, massa seseorang di bumi tetap sama saat ia berada di bulan, tetapi beratnya akan berbeda karena gaya gravitasi bulan lebih kecil dibandingkan bumi. Pemahaman yang benar mengenai perbedaan massa dan berat sangat penting, terutama dalam konteks pendidikan fisika dasar.

Massa juga menjadi salah satu elemen kunci dalam hukum-hukum fisika. Hukum pertama Newton, misalnya, menyatakan bahwa sebuah benda akan tetap diam atau bergerak dengan kecepatan konstan jika tidak ada gaya yang bekerja padanya. Hal ini menunjukkan bahwa massa adalah ukuran kelembaman benda, yaitu kemampuan benda untuk mempertahankan keadaannya. Selain itu, hukum kedua Newton, \(F = ma\), menunjukkan bahwa gaya yang bekerja pada benda berbanding lurus dengan percepatan dan massanya. Semakin besar massa suatu benda, semakin besar gaya yang dibutuhkan untuk mengubah kecepatannya.

Selain dalam dinamika, massa juga memainkan peran penting dalam teori gravitasi. Hukum gravitasi universal Newton menyatakan bahwa semua benda bermassa saling menarik dengan gaya yang sebanding dengan massa mereka dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak di antara mereka. Di dunia modern, pemahaman tentang massa sangat penting dalam berbagai bidang, termasuk astronomi, teknik, dan teknologi. Misalnya, penghitungan massa planet dan bintang memberikan wawasan tentang struktur dan komposisi alam semesta.

Baca Juga Berita :  Cara Belajar Efektif dengan Metode Kreatif

Dalam dunia pendidikan, pengajaran tentang konsep massa menjadi dasar bagi pembelajaran fisika tingkat lanjut. Pemahaman tentang massa membantu siswa memahami berbagai fenomena alam, seperti gerak benda, energi kinetik, dan hukum kekekalan momentum. Oleh karena itu, pembelajaran yang menekankan konsep ini secara tepat akan memberikan fondasi yang kuat bagi siswa untuk mendalami ilmu fisika dan aplikasinya.

Dengan demikian, massa sebagai salah satu besaran pokok memiliki peran yang sangat penting dalam ilmu pengetahuan. Sebagai ukuran jumlah materi dalam benda, massa menjadi dasar berbagai hukum fisika dan fenomena alam. Perkembangan teknologi dan redefinisi kilogram menunjukkan bahwa konsep ini terus berkembang seiring kemajuan ilmu pengetahuan. (*)

*Reporter: Firmansyah

Berita Terkait

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Mahasiswa Mulai Persiapkan Administrasi dan Portofolio Libur Semester
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:26 WITA

Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Masuk Kampus Pasca Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester

Senin, 1 Jun 2026 - 23:35 WITA