PROFESI-UNM.COM – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) Universitas Negeri Makassar (UNM) Menggelar Seminar Pendidikan Nasional. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pekan Parlemen Nasional (PPN).
Selain itu, seminar ini mengangkut tema ‘Membaca Arah Pendidikan Dibalik Stabilitas Politik Kekuasaan’. Juga, kegiatan ini berlangsung di Lt 2 Ballroom Teater Pinisi UNM, Jumat (6/2).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muh Ikhwan Risqullah, selaku Ketua Umum Maperwa dalam sambutannya menyampaikan Pendidikan tidak lagi berdiri secara netral. Ia menyebut pendidikan sangat erat kaitannya dengan kepentingan politik, anggaran, dan kekuasaan.
“Teman-teman sekalian ternyata bahwa pendidikan hari ini tidak netral, mengapa pendidikan hari ini, tidak netral? Karena pendidikan erat kaitannya dengan politik, erat kaitan dengan anggaran, erat kaitannya juga dengan kekuasaan,” sampainya.
Ia menegaskan bahwa anggaran pendidikan pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp700 triliun. Namun, sekitar Rp200 triliun dari anggaran tersebut untuk Badan Gizi Nasional, sehingga dana pendidikan yang benar-benar digunakan hanya sekitar Rp500 triliun.
“Anggaran pendidikan tahun 2026 mencapai sekitar Rp700 triliun. Namun, sekitar Rp200 triliun untuk Badan Gizi Nasional, sehingga dana pendidikan yang terpakai hanya sekitar Rp500 triliun. Bagaimana respons teman-teman terhadap kondisi ini?” tegasnya.
Lebih lanjut, kebijakan tersebut bukan berada pada ranah pimpinan perguruan tinggi, melainkan merupakan kebijakan tingkat nasional. Oleh karena itu, mahasiswa tidak boleh berhenti hanya pada perjuangan lokal, tetapi harus mampu mengadvokasikan perubahan hingga ke tingkat nasional.
“Mahasiswa UNM tidak cukup hanya meneriakkan hidup mahasiswa di tingkat kampus, tetapi harus mampu memperjuangkan hak mahasiswa sampai pada perubahan kebijakan nasional,” ucapnya.
Akhir sambutan, ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial, dan mampu menumbuhkan kesadaran di kalangan mahasiswa.
“Harapan kami kegiatan ini bukan hanya secara seremonial, dan semoga dapat menumbuhkan kesadaran pada teman-teman sekalian,” tutupnya (*)
*Reporter:Nadia Miftha Buata






