Manajer P2TP2A: Anak Jaman Sekarang Lebih Pilih Bermain Gadget

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 17 Maret 2017 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer Kasus UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulawesi Selatan, Warida Safie saat menjadi pembicara pada Talkshow Pra Event 2 Psydea di Aula MTM FPsi, Jum'at (17/3) - (Foto: Abdul Wahid Muhsin - Profesi)
Manajer Kasus UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulawesi Selatan, Warida Safie saat menjadi pembicara pada Talkshow Pra Event 2 Psydea di Aula MTM FPsi, Jum’at (17/3) – (Foto: Abdul Wahid Muhsin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Manajer Kasus UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulawesi Selatan, Warida Safie mengungkapkan, saat ini tempat bermain anak-anak sangat kurang sehingga mereka lebih memilih bermain gadget.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara pada Talkshow Pra Event 2 Psydea di Aula MTM FPsi, Jum’at (17/3). Menurutnya, anak-anak sangat tertarik hal itu lantaran dinilai lebih seru. Makanya, untuk itu tempat bermain mesti dibuat sebagus mungkin.

Baca Juga Berita :  BEM Kema FPsi Siap Helat Psychology In Action

“Tidak ada tempat bermain yang ada di mesjid sehingga anak-anak lebih suka bermain game,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut, ia mengatakan, peran lembaga perlu untuk membuat anak-anak dapat melakukan interaksi dengan orang tua. Pasalnya, hal tersebut sangat kurang sehingga anak-anak dapat melakukan semaunya tanpa pengawasan.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa Psikologi UNM Pahamkan Siswa SMP Soal Pencegahan Pernikahan Dini

“Banyak lembaga saat ini kurang memfasilitasi anak-anak untuk berkomunikasi dengan orang tuanya,” lanjutnya.

Saat ini, jumlah kekerasan tertinggi pada anak di Sulawesi Selatan berada di Makassar dengan jumlah kekerasan 1172 kasus. Disusul Bulukumba dengan 214 kasus. (*)


*Reporter: Abdul Wahid Muhsin

Berita Terkait

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional
Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa
Psychology in Action II Hadirkan Edukasi dan Pengabdian bagi Masyarakat
Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV
Gelar Psychopreneur Expo, Tekankan Kreativitas sebagai Modal Utama
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:37 WITA

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:04 WITA

Psychology in Action II Hadirkan Edukasi dan Pengabdian bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:17 WITA

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:42 WITA

Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA