Mahasiswa PTP UNM Berdayakan Anak Putus Sekolah Melalui Pemanfaatan Limbah Kopi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 1 Juli 2018 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3 mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian (PTP), Fakultas Teknik (FT), UNM. Yaitu Monika Linda sebagai  ketua , Muhammad Rifaldy dan Rachmad sebagai anggota, berfoto bersama dengan anak putus sekolah sekaligus peserta pelatihan pengolahan limbah kopi. (Foto: Ist).

PROFESI-UNM.COM Universitas Negeri Makassar (UNM) telah meloloskan 40 dari 4838 proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) pada bulan April lalu. Dari 40 proposal yang diluluskan salah satunya berjudul “Pemberdayaan Anak Putus Sekolah (APUS) dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi (LIKKO) Sebagai Pakan Ternak Ruminansia”.

Proposal ini telah diberikan dana sebesar 8.000.000 rupiah selama pelaksanaan programnya di Desa Lembang Mesakada Kabupaten Pinrang, 5 Mei-28 Juni 2018 lalu.

Tim ini terdiri dari 3 mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian (PTP), Fakultas Teknik (FT), UNM. Yaitu Monika Linda sebagai  ketua , Muhammad Rifaldy dan Rachmad sebagai anggota.

Ketua tim, Monika Linda mengatakan ada sekitar 20 anak putus sekolah yang ikut serta dalam pelaksanaan pelatihan ini. Dalam pelatihan ini mereka diberikan pemahaman mengenai bagaimana cara mengola limbah kopi menjadi pakan hewan pemamah biak.

“kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 an lebih anak putus sekolah di desa Mesakada.Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Perempuan yang sering disapa Monika itu melanjutkan, kedepannya kami upayakan untuk terus membimbing anak putus sekolah untuk terus melanjutkan program ini . Mengingat program ini sangat bermanfaat buat mereka, juga bagi petani dan para peternak.

Baca Juga Berita :  CDC Perkenalkan Sisi Lain Dunia Pendidikan Melalui Seminar

“Program ini sangat bermanfaat dan mampu mengubah perilaku hidup mereka menjadi lebih baik dan juga turut membantu para petani kopi,” tuturnya.’

Sementara itu salah satu peserta pelatiahan, Layuk mengatakan sangat berterimah kasih karena dengan kegiatan ini ia mendapatkan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat.

“Dengan menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh dari kegiatan ini hari-harinya akan lebih produktif dari sebelumnya,”.

[divider][/divider]

*Wahyu Riansyah

Berita Terkait

Public Smart Dispenser Dikembangkan Jadi Pusat Layanan Digital Kampus
Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional
Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa
MLBB ICE Sport 2026 Rampung, Juara Bertahan Kembali Sabet Gelar Juara 1
FT Buka Pendaftaran GEMASTIK XIX 2026
Atasi Keterbatasan Lahan, Dosen Teknik Elektro Kembangkan Pertanian Perkotaan Berbasis IoT
Mahasiswa FT Raih Juara II Kasau Championship 2026
Dua Mahasiswa Tekom Sabet Empat Penghargaan di Ajang PIN 2
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Public Smart Dispenser Dikembangkan Jadi Pusat Layanan Digital Kampus

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:37 WITA

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:23 WITA

MLBB ICE Sport 2026 Rampung, Juara Bertahan Kembali Sabet Gelar Juara 1

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:37 WITA

FT Buka Pendaftaran GEMASTIK XIX 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi Mahasiswa Mencatat Anggaran Bulanan, (Foto: Int.)

wiki

Kelola Uang dengan Cerdas Tanpa Mengurangi Produktivitas

Selasa, 4 Agu 2026 - 22:43 WITA

Potret Dekan FT Bersama PLt. Rektor UNM Menanam Pohon Bersama, (Foto: Ist.)

Kampus

PLt Rektor Dorong Budaya Mapaccing Sejak Mahasiswa Baru

Selasa, 4 Agu 2026 - 22:31 WITA