Mahasiswa PGSD Bone Mengabdi di Wilayah Terpencil

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia pelaksana PGSD Mengabdi bersama anak-anak di lokasi kegiatan, (Foto: Ist.)

Panitia pelaksana PGSD Mengabdi bersama anak-anak di lokasi kegiatan, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Bone Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan program pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertajuk ‘PGSD Mengabdi sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi’, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung pada 6 hingga 15 Januari 2026 di Dusun Dunru, Desa Pationgi, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Menyasar wilayah terpencil guna melihat sekaligus berkontribusi terhadap pemerataan pendidikan dasar.

Ketua Panitia PGSD Mengabdi, Syasya Nur Aisya, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program kerja Departemen Humas HMJ PGSD Bone. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan pada Sekolah Dasar sekaligus memberikan pengalaman praktik bagi mahasiswa PGSD sebagai calon guru.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa. Sehingga bisa menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan bakti sosial. Selain itu, panitia juga mengadakan pembagian alat tulis, tas, dan Al-Qur’an.

Syasya menyebutkan bahwa respons masyarakat terhadap kehadiran PGSD Mengabdi sangat positif. Hal ini disebabkan wilayah tersebut jarang tersentuh kegiatan pengabdian mahasiswa.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat senang dan antusias karena lokasi tersebut belum pernah ada kegiatan KKN,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  Empat Mahasiswa UNM Jadi Korban Bentrok Parangtambung

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PGSD Mengabdi menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai calon pendidik.

“Menjadi guru bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang hadir dan memberi kontribusi nyata pada masyarakat,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Syasya mengajak mahasiswa untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan berperan aktif sebagai agen perubahan.

“Mahasiswa bukan hanya penonton zaman, tetapi pelaku perubahan. Saatnya kita tidak hanya berkata ‘aku kuliah’, tetapi juga ‘aku berbuat’,” pungkasnya. (*)

*Reporter: Rosdiana

Berita Terkait

HMJ PKh dan HMJ PPKn Gelar Study Banding Dialog Kelembagaan
IKBIM KIP UNM Open Recruitment Calon Pengurus Harian 2026
UKM MAPHAN UNM Gelar Upgrading Pengurus Periode 2025–2026
Gema PKM FEB UNM Fokuskan Pendampingan Proposal
Mahasiswa FIS-H UNM Suarakan Tuntutan
GDGoC UNM Bersama Dua Kampus Gelar Program Juara GCP
Teater Titik Dua Mengangkat Bissu, Menyuarakan Kearifan Lokal FTMI XIX
Pelantikan Wakil Dekan III FIS-H UNM, Amanah Baru untuk Prestasi dan Jejaring Alumni
Berita ini 392 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:44 WITA

HMJ PKh dan HMJ PPKn Gelar Study Banding Dialog Kelembagaan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:28 WITA

IKBIM KIP UNM Open Recruitment Calon Pengurus Harian 2026

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:33 WITA

UKM MAPHAN UNM Gelar Upgrading Pengurus Periode 2025–2026

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:30 WITA

Gema PKM FEB UNM Fokuskan Pendampingan Proposal

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:57 WITA

Mahasiswa PGSD Bone Mengabdi di Wilayah Terpencil

Berita Terbaru