Isu Kekerasan terhadap Perempuan Jadi Fokus HIMA AP FIP UNM

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 03:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Hima AP FIP UNM bersama UPTD PPA Kota Makassar, (Foto: Ist.)

Foto bersama Hima AP FIP UNM bersama UPTD PPA Kota Makassar, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM — Isu kekerasan terhadap perempuan menjadi fokus pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa (Hima) Administrasi Pendidikan (AP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM). Melalui kegiatan penyuluhan edukasi pada Kecamatan Rappocini bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Makassar di Aula Kantor Rappocini, Sabtu (31/01).

Case Worker UPTD PPA Kota Makassar, Muh. Ahmad Jumain Fajar menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan sosial yang nyata.

Baca Juga Berita :  HIMA AP FIP UNM Gencarkan Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

“Kekerasan terhadap perempuan bukan hanya persoalan individu, tetapi menyangkut masa depan sosial dan kualitas hidup perempuan,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumain menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, baik pada kampus maupun dalam masyarakat.

“Mahasiswa bisa menjadi penghubung antara korban dan lembaga perlindungan, sekaligus penggerak edukasi yang kritis,” ujarnya.

Jumain menjelaskan kolaborasi HIMA AP FIP UNM dan UPTD PPA terlaksana sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan penyuluhan. Proses tersebut bertujuan untuk menciptakan edukasi yang kontekstual dan mudah masyarakat pahami.

Baca Juga Berita :  Amanah Baru di Pundak Mahasiswa Biologi, Ketua Umum HMJ Biologi FMIPA UNM Siap Hadirkan Organisasi yang Progresif dan Inklusif

“Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian langsung karena menyentuh kebutuhan nyata masyarakat, terutama perempuan yang rentan terhadap kekerasan,” jelasnya.

Jumain mengakui tantangan utama dalam edukasi adalah stigma sosial dan anggapan bahwa kekerasan merupakan urusan pribadi.

“Tantangannya adalah stigma sosial dan anggapan bahwa kekerasan merupakan urusan pribadi,” pungkasnya.

*Reporter: Kirei Augusta Aunatullah Uzhma

Berita Terkait

Seminar Nasional Bahas Kesehatan Mental Perempuan
HIMA AP FIP UNM Gencarkan Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan
HIMA AP FIP Mengadakan Digital Creative Competition Batch 2
Mahasiswa Administrasi Pendidikan FIP UNM Gelar Talkshow Komunikasi
Aeni Bagikan Tips Jadi Content Creator Lewat LabS Story TP FIP UNM
Dekan FIP Sebut Inaugurasi HIMA AP UNM Berpotensi Jadi Event Nasional
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:40 WITA

Seminar Nasional Bahas Kesehatan Mental Perempuan

Senin, 2 Februari 2026 - 03:05 WITA

Isu Kekerasan terhadap Perempuan Jadi Fokus HIMA AP FIP UNM

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:16 WITA

HIMA AP FIP UNM Gencarkan Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

Jumat, 17 Januari 2025 - 19:12 WITA

HIMA AP FIP Mengadakan Digital Creative Competition Batch 2

Kamis, 21 November 2024 - 22:17 WITA

Mahasiswa Administrasi Pendidikan FIP UNM Gelar Talkshow Komunikasi

Berita Terbaru

Sesi foto bersama senior dan pengelola LPM Profesi UNM, (Foto: Dok. Profesi)

Alumni UNM

Bukber LPM Profesi Pererat Silaturahmi Alumni dan Pengelola

Selasa, 10 Mar 2026 - 23:59 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Yang Sedang Mengaji di 10 Malam Ramadan, (Foto: Ai.)

wiki

Mahasiswa Maksimalkan Ibadah di Penghujung Ramadan

Senin, 9 Mar 2026 - 04:57 WITA