Mahasiswa FT UNM Buat Alat Pendeteksi Banjir

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 21 Mei 2018 - 16:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PKM Muh. Abdullah saat melakukan penelitian di air terjun Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakutas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) membuat sebuah alat pendeteksi banjir dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Alat tersebut diberi nama ALIBABA atau Alat Teleportasi Wisatawan Air Terjun Sebelum Terjadi Banjir Bah.

Ketua Tim PKM, Muh. Abdulah mengatakan bahwa ALIBABA dibuat sebagai alat teleportasi pengunjung wisata air terjun sebelum terjadinya bajir bah. Ide teleportasi ini digunakan sebagai bentuk pengosongan wilayah wisata dalam waktu 30 menit.

“Alat ini bekerja dengan memberikan peringatan sejak dini bahaya banjir bah yang akan terjadi 30 menit sebelum air bah datang ke lokasi wisata,” katanya melalui pesan Whats App, Jumat (18/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektro ini menambahkan bahwa para pengunjung wisata yang telah diedukasi sebelumnya dapat segera meninggalkan lokasi wisata setelah mendengarkan alarm tanda bahaya datangnya air bah. Alat ini terdiri dari sensor ketinggian air, sensor curah hujan, sensor arus air yang ditempatkan di hulu sumber air terjun.

Baca Juga Berita :  Wisuda Periode Juli UNM, Prestasi Lulusan Terbaik dengan IPK Nyaris Sempurna

“Alarm dan telemetri pada alat ini berfungsi mengirimkan sinyal bahaya air bah dari beberapa kilometer dari lokasi banjir,” tambahnya.

Abdullah juga menjelaskan bahwa alat ini ia buat karena melihat salah satu objek wisata yang indah menjadi destinasi wisata favorit masyarakat umum adalah air terjun. Di Indonesia, kata Abdullah, ada banyak air terjun bahkan di Provinsi Sulawesi Selatan saja ada sebanyak 27 wisata air terjun terindah.

Salah satu wisata air terjun yang terletak di Sulawesi Selatan yaitu wisata air terjun Bantimurung yang memiliki sekitar 6 ribu pengunjung pertahunnya. Namun selain panorama keindahan yang dimiliki air terjun, air terjun juga memiliki potensi bahaya banjir air bah yang cukup tinggi yang telah menelan korban di beberapa wisata air terjun di Indonesia.

Baca Juga Berita :  BEM FT UNM Takar Dana LK Lewat Workshop Manajemen Keuangan

Sampai saat ini, belum ada solusi yang efektif dalam meminimalkan bahaya banjir bah untuk kawasan wisata air terjun. Beberapa langkah yang dilakukan oleh pemerintah seperti menempatkan personel keamanan di sekitar area lokasi wisata tersebut, menempatkan garis batas wilayah berbahaya dan penutupan lokasi wisata.

“Solusi yang diberikan tidak dapat menyelesaikan masalah, malah menimbulkan masalah baru berupa potensi penghasilan dari wisata air terjun yang sangat menguntungkan hilang karena daya keterbatasan akses wilayah wisata air terjun dibutuhkan teknologi yang dapat menjamin keamanan serta dapat meminimalkan batasan akses objek wisata air terjun,” katanya.

“Teknologi yang kami tawarkan melalui PKM ini yaiut berupa teknologi yang menjamin para wisatawan terhindar dari bahaya bajir bah,” tambahnya.

Tim yang dibimbing oleh Satria Gunawan Zain ini menerapakan alat tersebut di air terjun Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa. (*)

[divider][/divider]

*Reporter: Nuru Atika

Berita Terkait

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah
FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional
Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita
Pemilihan Duta Kampus FT 2026 Resmi Dibuka
Peringati Hari Bumi 2026, Mapala Teknisi FT Tanam dan Bagikan 500 Bibit Pohon
ICE Squad JTIK Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Bakat
Egi Andisar Raih Juara II Pilmapres FT UNM 2026 Lewat Inovasi Hybrid Eco Brick
Formatur Presiden BEM FT Soroti Kebijakan Pembatasan Jam Malam Kampus
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WITA

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Sabtu, 25 April 2026 - 10:06 WITA

Pemilihan Duta Kampus FT 2026 Resmi Dibuka

Sabtu, 25 April 2026 - 10:03 WITA

Peringati Hari Bumi 2026, Mapala Teknisi FT Tanam dan Bagikan 500 Bibit Pohon

Senin, 6 April 2026 - 23:04 WITA

ICE Squad JTIK Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Bakat

Berita Terbaru

Potret Tim MP Ekolibrium Feb UNM setelah Meraih Prestasi Pada Ajang LEC 2026,(Foto:Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

MP Ekolibrium FEB Raih Prestasi di Lombok Essay Competition 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:02 WITA

Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen Program Studi D4 Tata Boga FT UNM, (Foto: Ratna Wulandari)

Fakultas Teknik

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WITA

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA