PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Makassar (UNM), Naurah Azizah Tamsil, lulus pada seleksi program internasional Healthy Longevity Talent Incubator (HLTI) 2026 pada Kamis, (5/3).
HLTI merupakan program intensif bertaraf internasional yang berlangsung di Kent Ridge Campus, NUS. Tepatnya dibawah Academy for Healthy Longevity, Yong Loo Lin School of Medicine yang berfokus pada pengembangan ilmu healthy longevity.
Dalam wawancaranya, Naurah mengaku tertarik mengikuti program tersebut karena visi FK yang berfokus pada longevity medicine. Ia ingin menjadi dokter yang tidak hanya mengobati penyakit, tetapi juga menjaga kualitas hidup hingga usia lanjut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya itu memang dari FK UNM sendiri yang punya visi kuat di bidang longevity medicine, jadi dari situ saya sudah tertarik karena rasanya ingin sekali bisa menjadi dokter yang bukan hanya fokus mengobati penyakit tapi betul-betul menjaga kualitas hidup seseorang hingga tua,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan program tersebut akan terlaksana di kampus NUS, Singapura, pada bulan Juni hingga Juli 2026. Serta program ini biayanya gratis secara penuh.
“Program ini sebenarnya masih cukup lama, insyaaAllah di bulan Juni-Juli 2026 nanti di NUS Singapura dan program ini dibiayai penuh,” jelasnya
Terakhir, ia berpesan kepada mahasiswa lain yang ingin mengikuti program serupa agar tidak ragu untuk mencoba ketika kesempatan datang. Ia meyakini bahwa selama niatnya baik, setiap langkah akan selalu menemukan jalannya.
“Mungkin saya hanya ingin menitipkan pesan saat kesempatan datang, jangan ragu untuk mencoba. Sebab selama niat kita baik, percayalah semesta akan selalu menunjukkan jalannya” tutupnya (*).
*Reporter : Putri Salsabila







