Lailatul Qadar jadi Malam yang Dinanti

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malam
Mencari malam Lailatul Qadar, (Foto: Firmansyah.)

PROFESI-UNM.COM – Malam Lailatul Qadar adalah salah satu momen paling dinanti dalam bulan Ramadan oleh umat Islam di seluruh dunia. Malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini memiliki keutamaan luar biasa dalam ajaran Islam. Dalam Surah Al-Qadr, disebutkan bahwa malam ini penuh dengan keberkahan dan kebaikan, di mana amal ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki pahala yang setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun. Selain itu, dalam hadis Nabi Muhammad SAW, disebutkan bahwa siapa saja yang beribadah di malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Oleh karena itu, umat Islam sangat bersemangat dalam mencarinya dan beribadah dengan lebih khusyuk.

Meskipun tidak ada kepastian mengenai kapan tepatnya Lailatul Qadar terjadi, banyak ulama berpendapat bahwa malam ini turun pada salah satu dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Oleh karena itu, umat Muslim biasanya meningkatkan ibadah mereka di malam tersebut agar tidak melewatkan keberkahan dari Allah. Salah satu cara utama adalah dengan ber-i’tikaf di masjid, yaitu berdiam diri dalam masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah. Saat i’tikaf, umat Muslim menghabiskan waktu dengan salat, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Baca Juga Berita :  Pembukaan dan Presentasi Nalar Scientific Fest 2025 Resmi Terselenggara

Kejar Berkah Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadhan

Selain itu, banyak umat Muslim yang meningkatkan ibadah salat malam atau qiyamul lail. Salat tahajud dan salat malam lainnya menjadi amalan utama dalam mencari Lailatul Qadar. Mereka memperbanyak rakaat salat malam dan berdoa dengan khusyuk agar mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah. Membaca Al-Qur’an juga menjadi ibadah terbanyak di malam-malam terakhir Ramadan. Tidak hanya membaca, mereka juga berusaha memahami makna dan mengamalkan ajaran yang terkandung dalam kitab suci tersebut. Salah satu doa anjur untuk malam Lailatul Qadar adalah:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”, yang berarti “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau mencintai pemaafan, maka ampunilah aku.” Doa ini menunjukkan betapa besarnya harapan umat Muslim untuk mendapatkan ampunan dan keberkahan di malam tersebut.

Baca Juga Berita :  Asah Kemampuan Problem Solving untuk Hadapi Tantangan Zaman

Selain ibadah pribadi, umat Muslim juga berusaha meningkatkan amal kebaikan mereka, seperti bersedekah kepada fakir miskin, membantu sesama, dan menunjukkan sikap yang lebih sabar serta penuh kasih sayang kepada orang lain. Berbuat baik kepada sesama di malam yang penuh keberkahan ini menjadi salah satu cara untuk mendapatkan ridha Allah. Beberapa ulama juga menyebutkan tanda-tanda Lailatul Qadar, antara lain suasana malam yang tenang dan damai, udara yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin, serta keesokan paginya matahari terbit tanpa sinar yang menyilaukan.

Malam Lailatul Qadar adalah kesempatan istimewa oleh Allah kepada umat Muslim. Oleh karena itu, banyak yang berlomba-lomba dalam meningkatkan ibadah mereka di sepuluh malam terakhir Ramadan. Dengan i’tikaf, salat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan berbuat kebaikan, mereka dapat meraih keberkahan malam baik dari seribu bulan ini. Bukan hanya mencari malam tersebut, tetapi menjaga ketakwaan dan amalan baik sepanjang tahun agar mendapatkan kehidupan yang penuh berkah. (*)

*Reporter: Firmansyah

Berita Terkait

Kebiasaan Menunda Tugas Masih Jadi Masalah Mahasiswa
Kenali Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kesehatan yang Perlu Diketahui
Psikologi Warna dan Makna Mendalam di Balik Spektrum Visual
Mahasiswa Mulai Adaptasi Perkuliahan Pasca Lebaran
Lawan Gaya Hidup Sedentary, Ini Tips Sehat untuk Mahasiswa
Risiko Kelelahan Mata dan Gangguan Tidur pada Era Digital
Tips Masuk Perguruan Tinggi Negeri Impian
Cara Tetap Fokus Meskipun Banyak Masalah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:27 WITA

Kebiasaan Menunda Tugas Masih Jadi Masalah Mahasiswa

Minggu, 5 April 2026 - 18:47 WITA

Kenali Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kesehatan yang Perlu Diketahui

Senin, 23 Maret 2026 - 00:35 WITA

Psikologi Warna dan Makna Mendalam di Balik Spektrum Visual

Senin, 23 Maret 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswa Mulai Adaptasi Perkuliahan Pasca Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:48 WITA

Lawan Gaya Hidup Sedentary, Ini Tips Sehat untuk Mahasiswa

Berita Terbaru

Potret Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Saat Mengukuhkan Angkatan 2024, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024

Senin, 20 Apr 2026 - 20:51 WITA

Surat Edaran tentang Pelaksanaan UTBK-SNBT UNM 2026, (Foto: Int)

Tak Berkategori

Aktivitas Kampus Sementara Dihentikan Selama UTBK-SNBT 

Senin, 20 Apr 2026 - 19:34 WITA

Potret Andi Nabila Aini A. Wisudawan terbaik FSD periode April 2026, (Foto: Ist).

Fakultas Seni dan Desain

Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya

Senin, 20 Apr 2026 - 19:20 WITA