Ketua KPRI UNM Tawarkan Solusi Tangani Bentrok

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 15 Maret 2017 - 18:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat polisi saat mengamankan bentrok di kampus UNM Sektor Parangtambung, Senin (13/3) - (Foto: PR4 - Profesi)
Aparat polisi saat mengamankan bentrok di kampus UNM Sektor Parangtambung, Senin (13/3) – (Foto: PR4 – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Ketua Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Universitas Negeri Makassar (UNM), Ibrahim menyarankan pencegahan bentrok melalui pembelajaran di kampus. Menurutnya, konsep tersebut dapat menangani kejadian yang selama ini terjadi di kampus sektor Parangtambung.

(Baca juga: Bentrokan dalam Kampus, Dua Kelompok Saling Lempar Batu)

Ia menjelaskan bentrok yang terjadi selama ini lantaran kurangnya pemahaman sivitas terkait bahaya bentrok. Ia menilai cara yang dilakukan birokrasi selama ini tidak memberikan dampak bagi mereka.

“Bentrok yang kemarin, bisa diselesaikan dengan upaya preventif, mencegah lebih baik daripada mengobati,” katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (14/3).

Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan ini menambahkan, pihak birokrasi perlu mengkaji ulang kebijakan yang diterapkan untuk mencegah bentrok. Inovasi perlu dilakukan agar kejadian ini tidak berlarut-larut.

“Mahasiswa yang sudah lama dikampus, secepatnya diselesaikan karena bentrok terjadi dipicu oleh senior yang sudah lama dikampus,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Bentrok Lanjutan, UNM Parangtambung Kembali Pecah

Terakhir, ia menganggap, selama ini senior di kampus menjadi penyebab terjadinya bentrok. Pasalnya, mereka memberikan pengaruh yang buruk bagi mahasiswa lainnya.

“Harus memutus rantai kesenioran.Komitmen juga diperlukan dari semua pihak untuk mencegah hal ini,” tambahnya.

Sebelumnya, bentrok telah terjadi di kampus UNM Sektor Parangtambung kemarin, Senin (13/3). (*)


*Reporter: Wahyudin

Berita Terkait

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun
Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK
UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026
Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye
UP BK Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas
Pekan Sastra 2026 Hadirkan Lomba Esai Sastra bagi Siswa SMA Se-Sulselbar
Wisuda Periode Juni, Wisudawan Terbaik FT Raih IPK 3,98
Mahasiswi FIS-H Raih Juara 2 Lomba Poster Infografis Nasional Public Nations 2026
Berita ini 46 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:58 WITA

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:41 WITA

Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK

Senin, 6 Juli 2026 - 22:16 WITA

UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 21:53 WITA

Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye

Senin, 6 Juli 2026 - 21:33 WITA

UP BK Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas

Berita Terbaru

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi).

Wisuda

Wisuda Periode Juli, Lulusan Terbaik Terima Hadiah Taplus

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:49 WITA

Foto Mahasiswa Ekolibrium usai Melakukan TOT Pembukuan Keuangan Sebelum Turun ke Lapangan, (Foto:Ist.)

MP Ekolibrium

Ekolibrium FEB Siap Gelar P2M di Bulutana Malino

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:01 WITA

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi)

Kilas Kampus

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Rabu, 15 Jul 2026 - 00:58 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 23:19 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:57 WITA