Kerepotan Menghadapi UAS, Mahasiswa Berlomba dengan Waktu dan Beban

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang yang kerepotan dalam belajar, (foto: Int.)

Ilustrasi seseorang yang kerepotan dalam belajar, (foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Ujian Akhir Semester (UAS) kembali menjadi momok bagi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Bukan hanya soal materi kuliah yang padat, tetapi juga beragam kendala lain yang membuat persiapan UAS terasa berat dan penuh tekanan. Mahasiswa seakan berlomba melawan waktu dan beban yang semakin menumpuk.

Salah satu kendala terbesar adalah padatnya jadwal perkuliahan. Tugas-tugas, presentasi, dan diskusi kelompok yang menumpuk membuat waktu belajar efektif untuk UAS menjadi sangat terbatas.

Mahasiswa dituntut untuk menguasai materi yang luas dalam waktu singkat, sehingga menyebabkan stres dan kelelahan.

Tips Menghindari Cat Calling

Beban ekonomi juga menjadi faktor yang signifikan. Banyak mahasiswa yang harus bekerja sambilan untuk membiayai kuliah dan kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi ini membuat mereka harus membagi waktu antara bekerja dan belajar, sehingga waktu persiapan UAS semakin tergerus.

Keterbatasan dana juga seringkali menghambat akses terhadap sumber belajar yang memadai, seperti buku referensi atau akses internet yang stabil.

Selain itu, minimnya fasilitas penunjang belajar di beberapa kampus juga menjadi masalah. Ruang belajar yang terbatas, akses internet yang lambat, dan kurangnya bimbingan dari dosen membuat proses belajar menjadi kurang optimal. Kondisi ini semakin memperberat perjuangan mahasiswa dalam menghadapi UAS.

Baca Juga Berita :  Rektor: Saya Ingin Wisuda Dua Kali Sebulan

Akibatnya, banyak mahasiswa yang merasa terbebani dan mengalami stres. Beberapa bahkan mengalami gangguan kesehatan fisik dan mental akibat tekanan yang dihadapi.

Oleh karena itu, dibutuhkan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk kampus, pemerintah, dan keluarga, untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan mengurangi beban mahasiswa dalam menghadapi UAS.

Solusi yang komprehensif sangat dibutuhkan agar mahasiswa dapat fokus belajar dan meraih prestasi akademik terbaik. (*)

*Reporter: Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Tumming-Abu Sharing Perjalanan Karier dalam Acara The Summit Makassar Talent Expo 2026
MTE 2026 Bukan Sekadar Expo, Jadi Ruang Tumbuh Talenta Muda Timur
INVE25 SIMETRIA, Dari Selisih Menuju Sinergi, Ramah Tamah Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA
Surat Permohonan Mandek Tanpa Respon Pimpinan, BEM Bawakan Tuntutan ke Jalan
Aksi Serentak, Desak Pengusutan Kasus Kekerasan Aparat
Cara Menghemat Uang Jajan di Tengah Perantauan
Persiapan Balik Ke Kos Setelah Mudik Idul Fitri
Plt Rektor Apresiasi Rekam Jejak Alumni

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:12 WITA

Tumming-Abu Sharing Perjalanan Karier dalam Acara The Summit Makassar Talent Expo 2026

Minggu, 12 April 2026 - 22:06 WITA

MTE 2026 Bukan Sekadar Expo, Jadi Ruang Tumbuh Talenta Muda Timur

Minggu, 12 April 2026 - 20:55 WITA

INVE25 SIMETRIA, Dari Selisih Menuju Sinergi, Ramah Tamah Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA

Rabu, 8 April 2026 - 21:27 WITA

Surat Permohonan Mandek Tanpa Respon Pimpinan, BEM Bawakan Tuntutan ke Jalan

Selasa, 7 April 2026 - 09:25 WITA

Aksi Serentak, Desak Pengusutan Kasus Kekerasan Aparat

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA