Karateka Asal UNM Ini Peraih Medali Perunggu JKS di Vietnam

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 8 Maret 2017 - 10:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karateka asal UNM, Magfriah Alam Syam meriah medali perunggu JKS di Vietnam - (Foto: Dok. Profesi)
Karateka asal UNM, Magfriah Alam Syam meriah medali perunggu JKS di Vietnam – (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Diperkenalkan saat duduk di kelas IV SD, Magfirah Syamsul Alam pun jatuh cinta pada dunia karate yang kini telah membesarkan namanya. Teranyar, Ia baru saja mendapatkan medali perunggu di ajang Kejuaraan Internasional Jarat Karat Shoto (JKS) Federation di Vietnam pada 14 Desember 2016 lalu.

Prestasi yang diraih Magfirah berkat motivasi dan dedikasi tinggi. Ia menjadikan kedua hal ini sebagai pegangan dalam beraktivitas sehari-hari. Selama bergelut di dunia karate hingga saat ini ia telah mengikuti berbagai kejuaraan karate baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional.

Ia bahkan pernah mengikuti kejuaraan Loin Cup Luxemburg Open 2014. Pada kejuaraan ini ia memperoleh medali emas kata perorangan junior. “Pernah ka juga ikut kejuaraan di luxemburg dua tahun lalu,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, pada tahun 2016 ia menjadi salah satu kontingen atlet pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia pun berhasil merengkuh medali perunggu. Kejuaraan terakhir yang diikutinya ialah kejuaraan Internasional Japan Karate Shoto (JKS) di Vietnam pada Desember lalu.

Baca Juga Berita :  Orang Tua Terkena Dampak Corona, Mahasiswa UNM Minta Keringanan UKT

“Paling berkesan itu PON 2016 dan yang terakhir di Vietnam, kejuaraan JKS,” katanya.

Menurutnya semua pencapaian yang telah ia dapatkan itu berkat dukungan dan kepercayaan dari orang tuanya. Sejak kecil, keluarga mendukung Magfirah untuk terjun di dunia karate. Tak hanya dalam bentuk material, orang tuanya juga juga selalu mendukung secara moril.

Saat ia kalah, orang tuanya tidak pernah menuntut, justru tetap menyemangati dirinya agar lebih berprestasi. “Motivasiku itu orang tuaku yang selalu mendukung, selalu belikan semua kebutuhan untuk karate,” bebernya.

Dibalik keberhasilan yang telah dicapai, ia juga telah mengalami yang namanya kekalahan. Namun kekalahan dianggapnya sebagi kemenangan yang tertunda.

Baginya, menang dan kalah adalah hal biasa dalam kejuaraan. “Bagaimanapun kita berusaha kalau memang bukan rezeki tidak bakalan ki bisa, jadi tergantung dari rezeki kita,” bebernya.

Satu hal yang sangat ia sayangkan yaitu tidak adanya dukungan dari pihak kampus. Beberapa waktu yang lalu salah seorang dosen telah mengancam tidak akan memberikan nilai. Padahal menurutnya, pihak prodi telah meminta piagam yang telah ia peroleh untuk menunjang peningkatan akreditasi.

Baca Juga Berita :  Rangkaian Kegiatan Olahraga Semarakkan Dies Natalis UNM

“Padahal kaprodi ku sudah minta piagam-piagamku untuk menunjang
akreditasi, tapi nda ada ji juga feedback- nya buat saya,” bebernya.

Ia pun mengharapkan adanya perhatian dari pihak birokrat agar mampu lebih mengembangkan prestasi yang dimiliki dara asal Makassar ini. Selain
sebagai seorang atlet, mahasiswa Manajemen ini juga sedang mengembangkan usaha jilbab bersama teman-temannya yang diberi nama Hijab by Myfii.

Usaha tersebut merupakan salah satu cara untuk menyalurkan hasratnya
menjadi seorang pengusaha. Ia pun mengaku ingin menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan pengusaha.

“Walaupun masih usaha kecil-kecilan tapi lumayan hasilnya, dan memang cita-citaku mau jadi PNS plus pengusaha,” ujarnya. (*)


*Tulisan ini terbit di Tabloid Profesi Edisi 210

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi
Pledoi Pendamping Hukum ZM, Saksi Akui Dipaksa Aparat Kepolisian
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:30 WITA

Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra

Berita Terbaru

Foto Bersama Tim Himatik dengan Lain Ketika Kegiatan Berlangsung, (Foto: Ist)

Himatik FT UNM

Proyek Mata Kuliah Antar Tim Himatik Raih Juara 1

Senin, 27 Apr 2026 - 21:02 WITA

Foto Bersama dalam Pembukaan Matriks 2026, (Foto: Ist)

Tak Berkategori

Ajang Prestasi dan Semangat Kebersamaan dalam Matriks 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 16:55 WITA

Foto Pengumuman Juara Perlombaan Internasional, (Foto : Ist.)

UNM

Mahasiswa PGPAUD Raih Juara Dua di Purwokerto

Senin, 27 Apr 2026 - 16:36 WITA