PROFESI-UNM.COM – Tim Praktik Industri (PI) Program Studi Teknik Komputer Universitas Negeri Makassar (UNM) meraih Juara Dua pada ajang Review Inovasi Produk LP2M UNM melalui inovasi Parakang (Pemberi Pakan Ikan Apung). Pengembangan inovasi tersebut untuk menjawab permasalahan pemberian pakan yang petambak ikan di Kabupaten Maros hadapi.
Salah satu anggota tim sekaligus Person in Charge (PIC), Muhammad Roofi’u, menjelaskan bahwa ide pengembangan Parakang berawal dari keluhan para pemilik tambak di Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Meski telah memiliki alat pemberi pakan dari pemerintah, alat tersebut dinilai kurang efektif.
“Karena itu kami berinisiatif membuat alat yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Parakang lengkap dengan fitur pemantauan sisa pakan, penjadwalan pemberian pakan secara otomatis, serta menggunakan ESP32 sehingga dapat dikontrol dari jarak jauh,” ujarnya, Kamis (23/7).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menjelaskan bahwa Parakang merupakan pengembangan dari proyek Internet of Things (IoT) yang sebelumnya sebagai tugas mata kuliah.
“Inovasi ini merupakan pengembangan dari alat yang pernah kami buat saat UTS mata kuliah IoT. Setelah itu kami melakukan riset dan pengembangan kembali untuk menyempurnakan alat tersebut,” tuturnya.
Tim pengembang berharap Parakang tidak hanya berhenti sebagai prototipe, tetapi dapat mulai teroduksi secara nyata. Harapannya agar mampu membantu meningkatkan produktivitas para petambak di Sulawesi Selatan maupun di berbagai daerah di Indonesia.
“Karena inovasi ini masih berbentuk prototipe, besar harapan kami agar Parakang dapat hadir dalam skala produksi nyata. Ini dapat bermanfaat bagi para pemilik tambak di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia,” tutupnya. (*)
*Reporter: Nur Mardatillah







