Kapolda Sulsel Ajak Wisudawan UNM Berintegritas dan Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orasi Ilmiah oleh Kapolda, (Foto: Hafid Budiawan.)

Orasi Ilmiah oleh Kapolda, (Foto: Hafid Budiawan.)

 

PROFESI–UNM.COM – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Rusdi Hartono, menyampaikan orasi ilmiah dalam acara wisuda Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berlangsung di Menara Pinisi, (31/07).

Dalam sambutannya, Rusdi menekankan pentingnya integritas, semangat belajar berkelanjutan, serta kontribusi nyata para lulusan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya, Rusdi menyampaikan tiga pesan penting kepada para wisudawan. Pertama, ia menegaskan bahwa ilmu adalah bekal dan integritas adalah kompas.

Ilmu pengetahuan akan membuka banyak pintu kesempatan, namun tanpa kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin, ilmu dapat kehilangan arah. Nilai-nilai ini menjadi fondasi utama dalam kehidupan, termasuk di institusi kepolisian.

“Kunci untuk melangkah ke depan bukan hanya seberapa tinggi ilmu yang dimiliki, tetapi bagaimana integritas mengarahkan ilmu tersebut untuk tujuan yang benar,” ujar Rusdi.

Pesan kedua, Rusdi mengajak lulusan untuk tidak pernah berhenti belajar. Menurutnya, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan gerbang menuju dunia nyata yang menuntut kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan kecakapan sosial.

Baca Juga Berita :  Dorong Mahasiswa Berani Bersuara, Himanis FISH UNM Gelar Leadership Academy

“Dunia kerja, masyarakat, bahkan media sosial adalah ruang belajar yang baru. Jadilah pembelajar sepanjang hayat,” ungkapnya.

Kapolda Sulsel Ajak Wisudawan UNM Berintegritas

Pesan ketiga, Kapolda Sulsel mengajak lulusan untuk berkontribusi bagi negeri, sekecil apapun bentuknya. Ia menyampaikan bahwa tidak semua orang akan menjadi pejabat atau pengusaha besar, namun setiap orang dapat memberi makna melalui pengabdian, kepatuhan terhadap hukum, kepedulian terhadap sesama, dan pelestarian lingkungan.

Dalam orasinya yang bertajuk “Pendidikan Tinggi untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045”, Rusdi Hartono juga mengingatkan bahwa momen satu abad Indonesia pada tahun 2045 harus menjadi tonggak bagi bangsa untuk menjadi negara maju, adil, dan sejahtera.

Ia menekankan empat pilar pembangunan menuju Indonesia Emas: pengembangan SDM berbasis IPTEK, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta ketahanan nasional dan pemerintahan yang bersih.

Baca Juga Berita :  Program Pascasarjana UNM Buka Empat Program Studi Baru

Ia menyoroti bonus demografi sebagai peluang emas bagi generasi muda.

“Generasi muda saat ini mendominasi jumlah penduduk. Jika terkelola dengan baik, ini bisa menjadi kekuatan besar bagi pembangunan bangsa,” jelasnya.

Rusdi juga menekankan peran penting pendidikan tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM. Ia mengutip berbagai pandangan tokoh, termasuk mengenai program Kampus Merdeka yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui pengalaman praktis dan lintas disiplin ilmu.

Tak lupa, Kapolda menyampaikan kesiapan Polda Sulsel untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk UNM, dalam membangun masyarakat yang aman dan beradab.

Ia menutup sambutannya dengan dorongan kepada pemuda untuk menjadi agen perubahan, aktor demokrasi, serta kader pemimpin masa depan yang kritis dan inovatif.

“Indonesia Emas bukan sekadar harapan. Ia adalah cita-cita yang harus diperjuangkan bersama, dimulai dari kalian hari ini,” tutupnya penuh semangat. (*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
UNM Kukuhkan Enam Guru Besar dalam Rangkaian Dies Natalis ke-65
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:17 WITA

Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA