HMPS Pendidikan Ekonomi Bedah Kebijakan Jokowi-JK

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 Oktober 2017 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Bedah Isu (FBI) Himpunan Mahasiwa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) di Ballroom Menara Pinisi, Jumat (27/10) –  (Foto: Rara – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiwa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar seminar Forum Bedah Isu (FBI) dengan mengangkat tema “Membedah Paket Kebijakan Ekonomi Kabinet Kerja Jokowi-JK 15-16”. Seminar tersebut berlangsung di Ballroom Menara Pinisi, Jumat (27/10).

Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi, Muhammad Dinar mengatakan, kegiatan kali ini akan membedah permasalahan kecepatan pembangunan Indonesia. Selain itu juga permasalahan perizinan usaha dan bagaimana pengaruh investor terhadap kehidupan perekonomian Indonesia.

Baca Juga Berita :  Dari Gorontalo ke Makassar Semangat Peserta Hadiri Forum Wilayah 9 Teknik Mesin UNM

“Forum bedah isu akan membahas paket kebijakan ekonomi kabinet kerja Jokowi-Jk jilid 15 dan 16. Pada jilid ini membahas tentang percepatan pembangunan dan perizinan usaha dari usaha kecil sampai usaha besar dan masuknya investor asing,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang pemateri, Endang Sari menjelaskan, jika untuk menunjang percepatan pembangunan, maka Indonesia harus melakukan peminjaman pada negara lain. Hal tersebut dikarenakan Indonesia tidak memiliki kekuatan untuk membangun infrastruktur sendiri.

Baca Juga Berita :  Pusdamm FBS Siap Bentuk Karakter Mahasiswa Melalui Seminar Kemahasiswaan

“Jika Indonesia ingin berkembang dalam percepatan investasi, maka mau tidak mau Indonesia harus ngutang keluar negeri untuk menunjang pembangunan infrastruktur. Dan jika kita mengatakan “tidak” pada hutang luar negeri, kita harus butuh kekuatan yang besar dan siap-siap menerima sanksi politik,” jelasnya. (*)


*Reporter: Rara Astuti / Editor: Faisal Fajar

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi
Pledoi Pendamping Hukum ZM, Saksi Akui Dipaksa Aparat Kepolisian
Penatnya Dunia Kampus, Healing ke Gunung Pilihan Mahasiswa
HIMATIK FT UNM Buka Donasi Korban Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:30 WITA

Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:20 WITA

Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA