PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (HME FT-UNM) menggelar acara Hari Lahir (Harlah) yang ke-22. Kegiatan ini sebagai momentum peringatan Harlah organisasi berlangsung di Tetes Kopi, Sabtu (24/01).
Ketua Umum HME FT-UNM, Heri Irawan, menjelaskan bahwa Harlah tahun ini mengusung tema ‘Memperkuat Sinergitas dalam Mewujudkan Kolaborasi yang Adaptif dan Berkelanjutan’. Ia juga menegaskan bahwa organisasi tidak lahir dari kerja individu, melainkan kolaborasi yang dibangun secara sadar dan terbuka.
“Dari tema Harlah HME FT-UNM ke-22 tahun ini kami ingin menegaskan bahwa keberlanjutan organisasi tidak lahir dari kerja individu,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Heri juga menjelaskan bahwa HME FT-UNM mengemas Harlah tahun ini lebih reflektif dan kolaboratif. Tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan diskusi ilmiah melalui talkshow yang membahas isu lingkungan dan energi listrik berkelanjutan.
“Harlah ke-22 ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan diskusi ilmiah tentang isu lingkungan dan energi listrik berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan ini menjadi penanda bahwa HME tidak hanya memperingati sejarahnya, namun juga memikirkan kontribusi nyata bagi mahasiswa.
Ia mengatakan bahwa antusiasme dari mahasiswa yang turut meramaikan acara tersebut dan aktif dalam kegiatan cukup tinggi. Kegiatan ini juga melibatkan dosen dan alumni yang menjadi bukti bahwa Harlah HME FT-UNM yang ke-22 mampu menjadi ruang kolaborasi.
“Antusiasme mahasiswa cukup tinggi, dengan partisipasi aktif dalam diskusi serta keterlibatan dosen dan alumni sebagai wujud ruang kolaborasi Harlah ke-22,” katanya.
Heri berharap HME FT-UNM terus tumbuh menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan tetap konsisten menjaga tujuan serta fungsi organisasi. Ia juga berharap agar jurusan dan himpunan dapat terus bersinergi dalam menciptakan ruang pengembangan akademik, minat bakat, dan kepemimpinan mahasiswa. (*)
*Reporter: Andi Mappasoko RD







