PROFESI-UNM.COM – Himpunan mahasiswa program studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Sekolah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 yang bertempat di Ruang Senat FBS UNM pada Selasa (21/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Pendidikan Himaprodi PBSI Periode 2025–2026.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi oleh Asri Ismail selaku Pembina Himaprodi PBSI sekaligus dosen pendamping tim PKM yang berhasil lolos hingga PIMNAS.
Dalam penyampaian materinya, Asri Ismail menegaskan bahwa PKM memiliki peran penting dalam pengembangan kapasitas mahasiswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PKM tidak semata-mata berbicara tentang perlombaan, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan dan membangun mental akademik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui PKM, mahasiswa dapat memperluas jejaring di tingkat nasional. Selain itu, memperoleh berbagai peluang akademik dan mendorong mahasiswa untuk berani mengembangkan ide dan berinovasi melalui PKM.
“Melalui proses PKM, mahasiswa didorong untuk lebih berani mengembangkan gagasan, berinovasi, dan meningkatkan kualitas diri secara berkelanjutan,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menyarankan mahasiswa untuk mengikuti beberapa jenis PKM, seperti PKM Riset Sosial Humaniora, PKM Kewirausahaan, dan PKM Pengabdian kepada Masyarakat.
Sekolah PKM 2026 terencana akan berlangsung secara berkelanjutan dengan sekitar lima pertemuan lanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan yang lebih mendalam dan terarah terkait penyusunan PKM ke depannya.
“Kedepannya kita akan bertemu kembali untuk membahas lebih lanjut dan memberikan pendampingan yang mendalam tentang penyusunan yang berkaitan dengan PKM,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Sekolah PKM 2026 ini, mahasiswa UNM semakin termotivasi untuk terlibat aktif dalam Program Kreativitas Mahasiswa. Selain itu, mahasiswa UNM juga berani mengembangkan gagasan inovatif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya mahasiswa berprestasi yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (*)
*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri







