HIMA PPKn UNM Siapkan Humanity Project untuk Pengabdian Sosial Mahasiswa

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 06:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet pendaftaran volunteer humanity project prodi PPKN FIS-H UNM di Desa Umpungeng, dusun Liangeng Kab. Soppeng, (Foto: Int.)

Pamflet pendaftaran volunteer humanity project prodi PPKN FIS-H UNM di Desa Umpungeng, dusun Liangeng Kab. Soppeng, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HIMA PPKn) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2025–2026 akan melaksanakan kegiatan Humanity Project sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Umpungeng Dusun Liangeng, Kabupaten Soppeng, pada Sabtu-Selasa (10–20/1).

Ketua Panitia Humanity Project, Sultan Rajab, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen mahasiswa terhadap pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan bertujuan memberi perubahan dan manfaat bagi masyarakat.

“Humanity Project adalah kegiatan yang dirancang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Meskipun KKN telah mencakup pengabdian, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan perubahan, solusi, dan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan,” ujarnya.

Humanity Project untuk Pengabdian Sosial Mahasiswa

Lebih lanjut, Sultan Rajab menuturkan bahwa fokus kegiatan berada pada bidang pendidikan dan sosial. Hal ini selaras dengan karakter keilmuan PPKn.

“Bidang pendidikan menjadi fokus utama karena sesuai dengan Prodi kami, yaitu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Pendidikan sementara aspek sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, Humanity Project melibatkan pengurus HIMA PPKn FIS-H UNM, mahasiswa baru angkatan 2025, mahasiswa aktif, alumni PPKn, serta masyarakat setempat. Sasaran utama kegiatan ini adalah mahasiswa PPKn dan masyarakat di lokasi pengabdian.

Umpungeng, Dusun Liangeng, Kabupaten Soppeng, dipilih karena dinilai masih memiliki keterbatasan akses pendidikan.
Rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama sepuluh hari meliputi kegiatan mengajar, seminar, diskusi, literasi, serta edukasi mengenai hukum, demokrasi, dan politik, yang dipadukan dengan kegiatan kebersamaan dengan masyarakat, seperti olahraga dan perlombaan.

Baca Juga Berita :  Pembukaan dan Presentasi Nalar Scientific Fest 2025 Resmi Terselenggara

Menurut Sultan, kegiatan ini dirancang untuk membangun interaksi aktif antara mahasiswa dan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa relawan yang terlibat harus memiliki kesiapan mental dan komitmen sosial.

“Relawan diharapkan hadir dengan ide, semangat, dan keikhlasan untuk memberikan yang terbaik. Harapannya, kami benar-benar bisa menjadi bagian dari solusi atas berbagai kekurangan yang ada di masyarakat setempat,” tegasnya.

Selain itu, Humanity Project juga diarahkan untuk menghasilkan penelitian sosial. Ini menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan.

“Melalui kegiatan ini, kami juga berupaya melakukan penelitian untuk menggambarkan realitas kondisi masyarakat, menjelaskan persoalan yang ada, serta merumuskan solusi ke depan. Kami ingin pemerintah dapat lebih memperhatikan masyarakat di daerah terpencil,” ucapnya Sultan Rajab.

*Reporter: Deswita Maharani / Editor: Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh

Berita Terkait

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
UNM Kukuhkan Enam Guru Besar dalam Rangkaian Dies Natalis ke-65
Berita ini 172 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:17 WITA

Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA