Hima PPKn Gelar Seminar Kebaragaman Tekankan Diversitas Umat Beragama

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Bersama Pemateri dan Peserta Seminar (Foto: Ist.)

Potret Bersama Pemateri dan Peserta Seminar (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) menggelar Seminar keberagaman. Seminar ini mengangkat tema” Merajut Kebangsaan yang inklusif: Dialog lintas Iman, Budaya, dan Gender Masa Depan” yang bertempat di Gedung Hall A.P Pettarani, pada Kamis (30/4).

Salah satu pemateri seminar, Takbir Mallongi menuturkan mengenai riset yang ia lakukan tentang keberagaman umat beragama di wilayah Sulawesi adalah Tana Toraja. Ia menyampaikan kerukunan umat beragama di daerah tersebut mengesankan.

“Salah satu riset saya itu adalah di Sulawesi Selatan ini, Tana Toraja. Mungkin Toraja salah satu daerah yang kerukunan beragamanya itu sangat bagus ya, sehingga kami kemudian riset ke sana” tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai salah satu riset yang dilakukan adalah tongkonan yang dalam bahasa toraja artinya kampung. Ia juga menambahkan masyarakat toraja yang berada dalam satu kawasan tersebut hidup harmonis dengan berbagai macam agama.

“Tongkonan itu artinya kampung ya, kalau tidak salah dalam bahasa Toraja. Jadi, di situ adalah satu kompleks di mana di situ isinya itu adalah berbagai macam agama. Bahkan ada yang agamanya Hindu, Kristen, Katolik, Islam, tapi masyarakatnya bisa hidup rukun” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Raih IPK 3,88, Devalia Wahid Salsabillah jadi Wisudawan Terbaik FSD

Terakhir, ia menutup dengan mengatakan riset yang dilakukan bukan hanya mengenai keberagaman umat beragama tetapi mencakup keberagaman tradisi dan gender di Indonesia.

“Jadi macam macam hal yang saya riset terkait dengan keberagaman umat beragama, termasuk juga keberagaman budaya dan gender di Indonesia. Akan tetapi, utamanya di Sulawesi. Dan saya sempat ke Sumba di NTT” tutupnya (*).

*Reporter: Muhammad Syarief

Berita Terkait

Dosen FISH Nilai Penayangan Film Pesta Babi Tidak Ganggu Kerukunan Umat Beragama
Dekan FIS-H Paparkan Capaian Akademik Wisudawan pada Ramah Tamah Periode Juni 2026
Lulusan Terbaik Doktor Tekankan Pentingnya Membumikan Ilmu Pengetahuan
FIS-H Gelar Ramah Tamah Wisuda Periode Juni 2026
Dekan FISH Harap LPM Profesi Jadi Media Komunikasi Berkualitas
Ketua Umum Terpilih HMPS Pendidikan IPS Siap Bangun Kepengurusan Humanis dan Kolaboratif
WD III FIS-H Bantah Isu Dugaan Penemuan Alat Kontrasepsi di Sekretariat Lembaga Kemahasiswaan
Mahasiswa FIS-H Torehkan Prestasi di Pra Peksimida
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:49 WITA

Dosen FISH Nilai Penayangan Film Pesta Babi Tidak Ganggu Kerukunan Umat Beragama

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:24 WITA

Dekan FIS-H Paparkan Capaian Akademik Wisudawan pada Ramah Tamah Periode Juni 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:18 WITA

Lulusan Terbaik Doktor Tekankan Pentingnya Membumikan Ilmu Pengetahuan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WITA

FIS-H Gelar Ramah Tamah Wisuda Periode Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:38 WITA

Dekan FISH Harap LPM Profesi Jadi Media Komunikasi Berkualitas

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama di Momen Perayaan Harlah ke-18 LK FEB UNM, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Usung Semangat Ekonomi Satu, LK FEB Rayakan Harlah ke-18 dengan Perkuat Solidaritas

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:38 WITA

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA