Direktur Karier dan Kompetensi SDM Kemenristekdikti: Tak Produktif, Tunjangan Profesor Dicabut

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Januari 2017 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

15991362_1751834455137302_1080639441_o
Direktur Karier dan Kompetensi SDM Kemenristekdikti, Bunyamin Maftuh saat menghadiri pengukuhan guru besar UNM yang berlangsung di ruang Teater Lt.3 Menara Pinisi, Kamis (12/1). (Foto:Ayu Ananda Pratiwi-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Direktur Karier dan Kompetensi SDM Kemenristekdikti, Bunyamin Maftuh menegaskan, profesor yang tidak produktif maka tunjangan profesi maupun tunjangan kehormatannya akan dicabut. Hal ini ia sampaikan saat membawakan sambutan dalam Pengukuhan Profesor Universitas Negeri Makassar (UNM), di Ruang Teater lantai 3 Gedung Pinisi, Kamis, (12/1).

Bunyamin mengatakan, sekarang Kemenristekdikti mempunyai program untuk meningkatkan kualitas dan kualifikasi profesor. Setiap dua tahun sekali akan dilakukan evaluasi terhadap semua profesor untuk menilai kinerjanya.

“Kami akan evaluasi, jadi kalau tidak produktif maka tunjangannya akan dicabut. ini bukan mengancam ya,” tegasnya.

Dosen Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini menambahkan, meskipun belum ada aturan yang mengikat hal tersebut, namun dalam waktu dekat ini akan dibuat UU yang mengatur tunjangan dosen.

“Aturan tersebut akan segera dibuat,” bebernya.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa jumlah profesor yang dimiliki Indonesia masih sangat sedikit sekali. Hal ini jika dibandingkan dengan rasio jumlah dosen.

Baca Juga Berita :  PMI KSR UNM Gelar Lomba Kreasi Video PMR Wira dan Madya Tingkat Nasional

“Sekarang persentase jumlah profesor kita hanya 3% dari jumlah keseluruhan dosen. Angkanya masih sedikit,” tuturnya.

Ia pun berharap, para dosen semangat untuk meraih gelar pendidikan tertinggi tersebut. Dengan harapan jumlah profesor Indonesia bisa lebih meningkat lagi.

“Bukan perjuangan yang mudah untuk meraih gelar profesor, namun saya harap para dosen semangat agar bisa meraih gelar itu,” harapnya. (*)


*Reporter: Ratna

Berita Terkait

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional
Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa
UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV
Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025
Sinergi UNM dan UNIPOL Serahkan Teknologi Inovatif Dukung Produktivitas Masyarakat Desa Congko
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:37 WITA

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:19 WITA

UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:14 WITA

Selasa, 28 April 2026 - 00:43 WITA

Lampaui Seluruh LPTK di Indonesia, UNM Jawara Hibah BIMA 2026

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP UNM Nilai Calon Rektor Harus Punya Rekam Jejak Kepemimpinan yang Baik

Minggu, 9 Agu 2026 - 02:36 WITA