Dekan FE Enggan Cabut SK Skorsing, Demonstran Tutup Jalan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 26 November 2018 - 13:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Aksi solidaritas mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM, Senin (26/11) tidak mendapat respon positif dari pihak birokrasi.  Unjuk rasa ini berakhir dengan aksi penutupan ruas jalan A.P Pettarani depan Menara Pinisi UNM.

Hal itu, lantaran tuntutan yang dilayangkan kepada pimpinan UNM untuk menyelesaikan kasus kekerasan akademik yang terjadi di Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) tidak menemukan hasil yang maksimal. Pimpinan FE UNM enggan mencabut surat keputusan (SK) skorsing ke-enam mahasiswa FE.

Baca Juga Berita :  WR III Buka Kegiatan Raker LK UNM

Jenderal lapangan, Andri Candriawan beranggapan pimpinan tidak mampu menjelaskan pelanggaran yang dilakukan keenam mahasiswa FE sehingga harus dijatuhi sanksi skorsing. Menurutnya, alasan pimpinan FE memberikan sanksi skorsing tersebut untuk mendidik mahasiswa tidaklah logis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menilai dari segi kebenarannya dan itu tidaklah wajar. Pimpinan pun tidak bisa menjelaskan pelanggaran apa yang telah dilakukan mereka,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Sintalaras dan BEM FIS UNM Tuntut Penambangan Ilegal di Galesong

Karena tidak mendapatkan capaian yang maksimal dari pimpinan. Andri mengatakan akan ada aksi lanjutan yang melibatkan organisasi di luar UNM. “Dan ketika tidak ada capaian maksimal, kami akan mengundang organ-organ di luar UNM,” tambahnya.

Selain menutup ruas jalan, aksi tersebut diwarnai dengan aksi bakar ban.


*Reporter: Muhammad Ilham Akbar. B / Editor: Wahyu Riansyah


Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA