PROFESI-UNM.COM – Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) Komisariat Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Latihan Kader I (LK-I) sebagai langkah strategis menjaga estafet kepemimpinan dan eksistensi organisasi di tengah dinamika kampus, di Rumah Adat Soppeng, Benteng Somba Opu (13-15/2)
Ketua Umum HPMM Kom. UNM, Muh Fiqram, menegaskan LK-I bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kebutuhan organisasi dalam menyiapkan kader yang siap melanjutkan roda kepengurusan.
“Urgensinya terletak pada estafet kepemimpinan dan eksistensi organisasi. LK-I menjadi gerbang utama untuk menjamin ketersediaan SDM yang akan melanjutkan roda organisasi,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fiqram menambahkan, kaderisasi tahun ini juga berorientasi ntuk memperkuat identitas kedaerahan di tengah heterogenitas budaya kampus.
“Kami ingin memperkuat identitas Massenrempulu serta menjawab tantangan zaman 2026 yang menuntut kader tidak hanya loyal secara emosional, tetapi juga kompeten secara intelektual,” tambahnya.
Fiqram menjelaskan konsep kaderisasi periode 2025–2026 mengusung tema Adaptif-Kolaboratif. Adaptif memiliki makna sebagai kemampuan kader menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan isu akademik di UNM, sementara kolaboratif menekankan kerja sama lintas angkatan tanpa sekat.
“Keberhasilan LK-I tidak hanya diukur dari selesainya kegiatan, tetapi dari kualitas dan perubahan sikap peserta.” jelasnya.
Ia berharap lulusan LK-I menjadi kader penggerak yang aktif terlibat dalam program kerja komisariat dan menjaga nama baik organisasi. (*)
*Reporter: Najwa Istiana







